Selasa 01 Aug 2023 09:05 WIB

Bank Danamon Kantongi Kredit Tembus Rp 161 Triliun, Ini Pendorongnya

Bank Danamon menorehkan fungsi intermediasi yang semakin solid.

Rep: Novita Intan/ Red: Ahmad Fikri Noor
Gedung Bank Danamon.
Foto: Bank Danamon
Gedung Bank Danamon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  PT Bank Danamon Indonesia Tbk menorehkan fungsi intermediasi yang semakin solid. Anak usaha MUFG Group ini membukukan penyaluran kredit termasuk trade finance senilai Rp 161 triliun per Juni 2023 atau tumbuh 15 persen secara tahunan. 

Direktur Utama Bank Danamon Daisuke Ejima mengatakan pertumbuhan ini di atas pertumbuhan rata-rata kredit industri perbankan sebesar tujuh persen. “Kesuksesan tersebut tak lepas dari dukungan MUFG Group melalui sinergi dan kolaborasi sejumlah anak usaha serta ekosistem bisnis mereka di Indonesia,” ujarnya saat konferensi pers secara virtual, Senin (31/7/2023).

Baca Juga

Strategi One MUFG juga memampukan Bank Danamon melayani seluruh segmen nasabah dari sektor ekonomi paling hulu hingga konsumen akhir. 

“Pertumbuhan kredit yang berkelanjutan yang diikuti dengan peningkatan NIM dan pendapatan operasional mencerminkan bahwa Danamon berada jalur yang benar dalam strategi dan investasinya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan bagi Bank,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Danamon Muljono memerinci, penyaluran kredit produktif melalui segmen Enterprise Banking dan Financial Institution tumbuh 11 persen secara tahunan menjadi Rp 74 triliun per semester I 2023. Kemudian kredit UKM sebesar Rp 21 triliun. 

Menurutnya, pertumbuhan kredit yang kuat didukung oleh sinergi dengan MUFG. Adapun sinergi tersebut telah memberikan Bank Danamon kesempatan untuk menyalurkan pembiayaan yang cukup besar kepada nasabah korporasi di seluruh rantai pasok MUFG. Ke depan, lanjutnya, Bank Danamon akan meningkatkan sinergi karena MUFG berperan dalam pembiayaan proyek-proyek strategis di Indonesia.

“Segmen kredit konsumer juga tumbuh 28 persen dari Rp 11 triliun pada semester I tahun lalu menjadi Rp 14 triliun. Kredit otomotif yang disalurkan melalui Adira Finance berhasil meningkat 24 persen secara tahunan menjadi Rp 51 triliun,” ucapnya.

Pencapaian Adira Finance dinilai menjadi bukti bahwa permintaan konsumen terus membaik seiring dengan pemulihan ekonomi. Kinerja Adira Finance juga sangat dipengaruhi oleh sinergi dengan Danamon dan MUFG yang berkomitmen tinggi dalam mendukung industri otomotif nasional dan seluruh ekosistemnya.

Bank Danamon meyakini sektor otomotif dan properti merupakan sektor yang paling cepat pulih dari krisis, dan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Maka itu, perusahaan akan memperkuat penyaluran kredit ke segmen ini beserta rantai pasoknya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement