Senin 12 Jun 2023 12:00 WIB

Mendag: Harga Cabai Rp 25 Ribu Terlalu Murah, Seharusnya Rp 40 Ribu per Kg

Di panel harga pangan nasional, rata-rata harga cabai dibanderol Rp 35 ribu per kg.

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolandha
Pedagang menata cabai dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (27/2/2023). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menilai harga cabai kriting yang dibanderol Rp 25.000 per kilogram terlalu murah.
Foto: Republika/Prayogi.
Pedagang menata cabai dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (27/2/2023). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menilai harga cabai kriting yang dibanderol Rp 25.000 per kilogram terlalu murah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menilai harga cabai kriting yang dibanderol Rp 25.000 per kilogram pada pekan ini terlalu murah. Ia mengatakan mestinya harga cabai di angka Rp 40.000 per kilogram.

"Kalau cabai Rp 25 ribu ini rugi. Mestinya Rp 40 ribu," ujar Zulhas akhir pekan lalu di Semarang.

Baca Juga

Di Provinsi Jawa Tengah yang terkenal sebagai lumbung cabai, memang harga cabai kriting merah berada di bawah Rp 25 ribu per kilogram sejak Senin pekan lalu. Justru, di awal pekan ini cabai merah kriting hanya dijual Rp 22 ribu per kilogram.

Dalam Panel Harga Pangan Nasional Bapanas tercatat, harga cabai merah kriting rata rata nasional ada di angka Rp 34.660 pada Senin (12/6/2023). Sedangkan di DKI Jakarta sejak Senin (5/6/2023) harga cabai merah kriting menyentuh Rp 35.740 dan fluktuatif naik turun di kisaran harga Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk cabai rawit merah, menurut data Bapanas, pada pekan ini di DKI Jakarta harga cabai rawit merah dibanderol Rp 46.440 per kilogram. Fluktuasi harga cabai rawit ini di ambang Rp 47 ribu hingga Rp 48 ribu pada pekan lalu.

Sedangkan di Jawa Tengah, harga cabai rawit merah dibanderol Rp 36.130 per kilogram dengan fluktuasi harga sejak pekan lalu berkisar di Rp 36 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement