Senin 29 May 2017 16:55 WIB

IHSG Ditutup di Zona Merah Terseret Aksi Ambil Untung

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nur Aini
Pekerja melintas disamping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Pekerja melintas disamping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berada di zona merah pada hari kerja pertama di bulan Ramadhan, Senin (29/5). IHSG melemah tipis 4 poin di level 5.712 atau terkoreksi 0,08 persen.

Tujuh saham sektoral juga melemah antara lain properti, konsumer, aneka industri, infrastruktur, industri dasar, manufaktur dan agribisnis. Sementara tiga saham yang menguat adalah pertambangan, perdagangan, dan keuangan.

''IHSG hari ini berbalik melemah, ditopang oleh aksi profit taking investor yang wait and see terkait Presiden European Central Bank (ECB) yang dijadwalkan mengadakan pidato nanti malam dan kemungkinan membahas kondisi politik Uni Eropa,'' kata Analis NH Korindo Sekuritas Bima Setiaji, di Jakarta, Senin (29/5).

Pada pembukaan pukul 09.00, indeks saham dibuka menguat di level 5.728, bahkan sempat mencapai 5.730. Namun, IHSG ternyata tidak cukup tenaga untuk bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement