Rabu 21 May 2014 21:42 WIB

Rusia-Cina Sepakati Kontrak Gas Senilai 400 Miliar Dolar AS

Ladang gas, ilustrasi
Foto: Yudhi Mahatma/Antara
Ladang gas, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Rusia sudah mencapai kesepakatan gas dengan Cina senilai miliaran dolar AS untuk masa 30 tahun ke depan. Seperti dilansir BBC, penandatangan kesepakatan yang dilakukan pada Rabu (21/5) tersebut disaksikan oleh Presiden Cina, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang sedang berkunjung ke Cina.

Tidak ada keterangan resmi tentang rincian kesepakatan yang dicapai antara perusahan energi Rusia, Gazprom, dengan perusahaan minyak nasional Cina, China National Petroleum Corporation (CNPC). Namun laporan-laporan menyebutkan nilainya melebih 400 miliar dolar AS.

Rusia berupaya untuk menemukan pasar bagi energinya karena menghadapi kemungkinan sanksi Uni Eropa terkait dengan posisi pemerintah Moskow dalam krisis politik di Ukraina. Harga saham Gazprom meningkat 2 persen setelah munculnya berita tentang kesepakatan ini.

Diperkirakan Rusia akan memasok sekitar 38 miliar meter kubik gas alam setiap tahunnya ke Cina mulai tahun 2018. Kesepakatan ini sudah dibahas dalam waktu sekitar 10 tahun belakangan dan terhambat dalam soal harga.

Cina terus berupaya mencari sumber-sumber energi untuk perekonomiannya yang berkembang dengan Turkmenistan sebagai pemasok gas terbesar. Tahun lalu, mereka juga mulai mengimpor gas dari Myanmar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement