Senin 27 May 2024 13:18 WIB

Aksi Nyata BTN Bersama Pegawai BUMN dalam Menyambut Hari Kebangkitan Nasional

BTN melawan bullying dengan mengedukasi anak dan orang tua di Desa Magepanda NTT.

 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai bagian dari BUMN juga kembali bergerak melawan bullying dengan mengedukasi anak dan orang tua di Desa Magepanda, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Gerakan tersebut dilaksanakan bersama 10 Relawan Bakti BUMN Batch V yang terpilih.
Foto: dok BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai bagian dari BUMN juga kembali bergerak melawan bullying dengan mengedukasi anak dan orang tua di Desa Magepanda, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Gerakan tersebut dilaksanakan bersama 10 Relawan Bakti BUMN Batch V yang terpilih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai salah satu bentuk penerapan budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) bagi para Pegawai BUMN. Kementerian BUMN kembali hadirkan Program Relawan Bakti BUMN. Program yang dirancang sebagai wadah Pegawai Grup BUMN dalam kegiatan sosial kemasyarakatan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN diminati oleh lebih dari 12 ribu pendaftar. 

Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, AKHLAK telah menjadi budaya bagi Pegawai BUMN. "AKHLAK kini sudah menjadi budaya di BUMN dimana penerapannya tidak hanya sebatas dilingkungan kantor saja namun juga di masyarakat luas, sehingga diharapkan Pegawai BUMN mampu memberikan kontribusi nyata dan terbaik untuk masyarakat dan bangsa," ujar Erick. 

Program bakti BUMN telah digelar untuk ke-5 kalinya. Tahun ini gelaran Program bakti BUMN dilaksanakan serentak pada tanggal 20 – 22 Mei 2024 di 10 Titik Lokasi yaitu Bukit Tinggi- Sumatra Barat, Bengkalis-Riau, Bantul-DIY, Magelang-Jawa Tengah, Mojokerto-Jawa Timur, Samboja dan IKN-Kalimantan Timur, Pontianak-Kalimantan Barat, Morowali-Sulawesi Tengah, Maumere-NTT dan Raja Ampat-Papua Barat Daya dengan melibatkan 16 perusahaan di Grup BUMN. Pelaksanaan Program Relawan Bakti BUMN Batch V ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2024. 

Terdapat 12.069 orang yang mendaftar sebagai Relawan BUMN di Batch ini. Dari rangkaian tahapan seleksi, telah didapatkan 100 Relawan BUMN yang berasal dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia. Para Relawan berasal dari 62 perusahaan di Grup BUMN. 

Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN, Tadi Bharata menyampaikan para relawan BUMN yang telah menyelesaikan rangkaian Program ini diharapkan dapat membawa dan menyebarkan semangat kerelawanannya ketika nanti kembali ke kantor dan rumahnya masing-masing. 

Atas terlaksananya Program Relawan Bakti BUMN Batch V, Kementerian BUMN berharap bahwa tujuan dan makna atas pelaksanaan Program Relawan Bakti BUMN Batch V yang telah dilaksanakan tercapai dan dirasakan bukan hanya untuk masyarakat di lokasi kerelawanan dan Relawan BUMN, namun juga untuk perusahaan asal para Relawan BUMN dan masyarakat umum. 

Program Relawan Bakti BUMN diharapkan menjadi salah satu program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat luas dan Grup BUMN. 

Adapun, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sebagai bagian dari BUMN juga kembali bergerak melawan bullying dengan mengedukasi anak dan orang tua di Desa Magepanda, Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Gerakan tersebut dilaksanakan bersama 10 Relawan Bakti BUMN Batch V yang terpilih. Program tersebut juga menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN. 

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan program melawan bullying merupakan salah satu bagian dari program TJSL BUMN untuk berkontribusi dalam perbaikan kehidupan masyarakat sekitar. "Lingkungan masa kecil yang bebas bullying, akan mendukung anak-anak tumbuh dan memiliki masa depan yang berprestasi," ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/5/2024).

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِيْنَ لَا يَجِدُوْنَ نِكَاحًا حَتّٰى يُغْنِيَهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗوَالَّذِيْنَ يَبْتَغُوْنَ الْكِتٰبَ مِمَّا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوْهُمْ اِنْ عَلِمْتُمْ فِيْهِمْ خَيْرًا وَّاٰتُوْهُمْ مِّنْ مَّالِ اللّٰهِ الَّذِيْٓ اٰتٰىكُمْ ۗوَلَا تُكْرِهُوْا فَتَيٰتِكُمْ عَلَى الْبِغَاۤءِ اِنْ اَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِّتَبْتَغُوْا عَرَضَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَمَنْ يُّكْرِهْهُّنَّ فَاِنَّ اللّٰهَ مِنْۢ بَعْدِ اِكْرَاهِهِنَّ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan orang-orang yang tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan jika hamba sahaya yang kamu miliki menginginkan perjanjian (kebebasan), hendaklah kamu buat perjanjian kepada mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa hamba sahaya perempuanmu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan kehidupan duniawi. Barangsiapa memaksa mereka, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang (kepada mereka) setelah mereka dipaksa.

(QS. An-Nur ayat 33)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement