Rabu 29 Nov 2023 14:28 WIB

Layanan Pelanggan PLN Raih Penghargaan Kelas Dunia di Ajang IPEA 2023

PLN dinilai konsisten melakukan peningkatan layanan berbasis digital pada pelanggan.

Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Energi Primer Indonesia Dedeng Hidayat (kiri) saat menerima Penghargaan kategori Best In Class dalam Ajang Indonesia Performance Excellence Awards 2023, di Yogyakarta, Senin (27/11). Penghargaan diserahkan oleh Dewan Pembina Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) Budi Hartono (dua dari kiri) dan didampingi oleh Ketua Umum AMMPI Suradi (kanan), Peneliti dan Pengembangan AMMPI Abdul Halim (dua dari kanan).
Foto: PLN
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Energi Primer Indonesia Dedeng Hidayat (kiri) saat menerima Penghargaan kategori Best In Class dalam Ajang Indonesia Performance Excellence Awards 2023, di Yogyakarta, Senin (27/11). Penghargaan diserahkan oleh Dewan Pembina Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) Budi Hartono (dua dari kiri) dan didampingi oleh Ketua Umum AMMPI Suradi (kanan), Peneliti dan Pengembangan AMMPI Abdul Halim (dua dari kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PT PLN (Persero) berhasil meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Performance Excellence Award (IPEA) 2023 yang digelar pada acara Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional ke-27 yang digelar di Yogyakarta, Senin (27/11/2023). Penghargaan tertinggi dengan predikat World Class atau kelas dunia dalam hal pelayanan kepada pelanggan diberikan kepada melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. 

PLN dinilai konsisten melakukan peningkatan layanan berbasis digital kepada pelanggan, mulai dari sisi pasokan listrik, distribusi, monitoring, hingga layanan kelistrikan yang berhubungan langsung dengan pelanggan.

Baca Juga

Selain PLN UID Jakarta Raya, tiga penghargaan lain, yaitu subholding PLN Energi Primer Indonesia (EPI) dan anak usaha PLN Nusa Daya masuk ke dalam kategori Best in Class serta cucu usaha PLN Paguntaka Cahaya Nusantara yang masuk ke kategori Beginner of Quest for Excellence.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada kesempatan berbeda menjelaskan, penghargaan yang diraih ini mampu menjadi benchmark keberhasilan PLN dalam mentransformasi proses bisnis, khususnya layanan berbasis digital yang mampu meningkatkan customer experience bagi pelanggan. “Penghargaan ini tentunya menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus bertransformasi lebih baik lagi dalam melayani pelanggan kami,” kata Darmawan dalam siaran persnya.

 

photo
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Lasiran (kiri) saat menerima penghargaan kategori World Class dalam ajang Indonesia Performance Excellence Award (IPEA) 2023. Penghargaan diserahkan oleh Dewan Pembina Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) Budi Hartono (tengah) dan Peneliti dan Pengembangan AMMPI Abdul Halim (kanan), di Yogyakarta, Senin (27/11/2023). - (PLN)

 

Darmawan melanjutkan, kesuksesan entitas PLN dalam mentransformasi proses bisnis hingga mampu menghadirkan pelayanan terbaik akan dijadikan acuan dalam menghadirkan sistem kelistrikan dan layanan terbaik di seluruh Indonesia. ”Kami siap membawa kesuksesan ini untuk dijadikan acuan pada pelayanan kelistrikan di seluruh Indonesia,” kata Darmawan.

Darmawan mengungkapkan, penghargaan ini juga menunjukkan PLN siap menjadi world class company di dunia. Hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor dan stakeholder untuk menjalin serta meningkatkan kerja sama dalam pengembangan bisnis pada kemudian hari.

”Penghargaan ini sangat berarti bagi kami karena melalui penghargaan ini, kami siap menjadi world class company dan kami akan melanjutkan visi kami untuk menjadi perusahaan penyedia jasa kelistrikan terbaik di Asia Tenggara,” ujar Darmawan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya Lasiran yang hadir langsung untuk menerima penghargaan menjelaskan, PLN UID Jakarta Raya sejak tahun 2014 telah menerapkan metode Malcolm Baldrige dalam mengelola kinerja perusahaan secara sistematis. Tak hanya itu, metode ini juga diterapkan pada seluruh aspek, seperti kepemimpinan, perencanaan strategis, pengelolaan pelanggan, pengukuran analisis dan manajemen pengetahuan, tenaga kerja, operasional, dan hasil-hasilnya.

Karenanya, dua tahun sejak diterapkan metode Malcolm Baldrige, yaitu sejak 2016 hingga 2020, PLN UID Jakarta Raya berhasil memperoleh evaluasi kinerja dengan kategori Emerging Industry Leader. Kemudian, pada 2022 saat dilakukan pengukuran kinerja, PLN UID Jakarta Raya kembali berhasil naik tingkat dan memperoleh kategori Industry Leader. 

”Tahun 2023 ini, PLN UID Jakarta Raya kembali menoreh prestasi dengan meraih kategori Industry Leader versi Malcolm Baldrige selama dua tahun berturut-turut serta kategori World Class versi IPEA, luar biasa,” kata Lasiran.

Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengatakan, penghargaan yang diterima ini sekaligus menjadi bukti komitmen PLN EPI sebagai perusahaan berkinerja unggul dan berkelanjutan. "Kunci dari kesuksesan PLN EPI untuk meraih penghargaan, yaitu lewat tata kelola perusahaan yang akuntabel dan transparan. Kami memastikan rantai pasok energi primer ke pembangkit aman dan  memastikan setiap proses bisnis dapat memberikan multiplier effect," ujar Iwan. 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement