Kamis 27 Jul 2023 13:35 WIB

Duh, Banyak Konser dan Film Baru, Kapan Bisa Mulai Investasi?

Utamakan investasi dulu sebelum berbelanja atau nonton konser.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Ketika memutuskan untuk menonton konser, pastikan dana investasi sudah aman terlebih dulu/ilustrasi.
Foto: Dok @livenationsg/Twitter
Ketika memutuskan untuk menonton konser, pastikan dana investasi sudah aman terlebih dulu/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada banyak acara hiburan menarik saat ini, mulai dari konser musik, film baru, sepakbola, dan lain-lain. Sebagai anak muda, Anda tentu tertarik untuk menyaksikan acara-acara tersebut. Namun, jika terus-menerus mengikuti tren, kondisi keuangan tentu juga sulit.

CEO perusahaan perencana keuangan Finansialku.com, Melvin Mumpuni tidak menampik bahwa ada orang yang memiliki pemikiran untuk membelanjakan uang terlebih dahulu, kemudian baru berinvestasi.

Baca Juga

“Biasanya ada orang yang berpikir, ada uang, belanjain dulu, baru investasi, pos-posnya (pembagiannya) terserah masing-masing,” kata Melvin dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2023).

Perencana keuangan itu menyarankan anak muda untuk mengubah pola pikir tersebut. Dia menyarankan untuk menginvestasikan uang terlebih dahulu, setelah itu sisanya bisa untuk hiburan. “Kalau bisa diinvestasikan dulu, nah, sisanya bisa dipakai buat belanja, misalnya nonton bioskop, konser tidak apa. Tapi, yang penting investasi di depan,” ujar Melvin.

 

Jika Anda baru memulai karier, Melvin menyarankan Anda untuk memikirkan kondisi jangka panjang, misalnya punya rumah atau mobil dalam waktu lima tahun. “Kamu memilih sekarang yang happy-happy atau buat nanti, jadi ada komitmen yang jangkanya menengah panjang,” kata Melvin.

Mumpung masih muda, Melvin menyarankan Anda lebih banyak berinvestasi dan menabung. Selain itu, pastikan untuk memperbesar pendapatan. “Karena sekarang (era) digital sudah banyak income tambahan. Kalau bisa perluas keahliannya agar income-nya makin gede, jadi cepat,” ujar dia.

Ketika uang sudah banyak, Melvin mengatakan Anda bisa dengan mudah mengeluarkannya untuk hiburan. “Kalau uangnya sudah gede, mau konser, mau apa, itu bisa semua,” kata dia.

Sebagai gambaran, jika Anda sudah memiliki investasi Rp 100 juta, Anda bisa membelikan produk ORI (Obligasi Ritel Indonesia) Seri ORI023. ORI023 itu memiliki bunga 6,1 persen. Kalau dari nilai Rp 100 juta, maka paling tidak Anda bisa mendapatkan Rp 6,1 juta, dipotong pajak 10 persen menjadi sekitar Rp 5 jutaan. Anda bisa menggunakan uang tersebut untuk hiburan.

“Jadi, uang happy-happy nggak ngambil dari kerja keras kita, tapi dari keuntungan ORI saja. Tapi, kumpulin dulu Rp 100 juta, nanti ke Rp 200 juta lebih gampang,” ujar dia.

Melvin mengatakan Anda bisa dengan mudah mengumpulkan uang Rp 100 juta saat awal-awal karier, jika tahu strateginya. “Nah, itu harus tahu caranya,” kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement