REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Donald Trump memberikan penilaian positif setelah pasar saham mengalami penurunan tajam pada Kamis (3/4/2025) lalu akibat kebijakan tarifnya. Ia mengatakan, "Saya pikir semuanya berjalan sangat baik."
"Pasar akan melonjak, saham akan melonjak, negara akan melonjak," ujarnya ketika ditanya tentang kondisi pasar saat ia meninggalkan Gedung Putih untuk terbang ke salah satu klub golfnya di Florida, dilansir laman The Associated Press.
Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 1.600 poin pada Kamis lalu, saat saham-saham AS memimpin aksi jual global setelah pengumuman tarif yang diterapkan presiden dari Partai Republik itu terhadap sebagian besar negara di dunia. Ini memicu guncangan yang belum pernah terjadi sejak pandemi Covid-19.
Trump pada Rabu (2/4/2025) lalu mengumumkan tarif minimum 10 persen untuk impor, dengan tarif pajak yang jauh lebih tinggi untuk produk dari negara-negara tertentu seperti China dan negara-negara Uni Eropa. Pengumuman tersebut mengguncang pasar di seluruh dunia, tetapi Trump mengatakan bahwa hal itu sudah diperkirakan. Ia membandingkan Amerika Serikat dengan pasien sakit yang membutuhkan operasi besar ketika ditanya oleh seorang reporter tentang reaksinya terhadap penurunan pasar saham terburuk dalam beberapa tahun.
"Saya pikir semuanya berjalan sangat baik. Kita sedang menjalani operasi, seperti ketika seorang pasien dioperasi dan itu adalah hal yang besar. Saya mengatakan ini akan persis seperti ini," katanya, yang tampaknya merujuk pada aksi jual tersebut.
Dia berbicara tentang triliunan dolar investasi yang "masuk ke negara kita" dari perusahaan-perusahaan yang ingin membuat produk mereka di AS untuk menghindari tarif. "Seluruh dunia ingin melihat apakah ada cara yang mereka bisa lakukan untuk membuat kesepakatan," katanya.
Kemudian, berbicara dengan wartawan di dalam pesawat Air Force One, Trump mengatakan bahwa dia terbuka untuk menggunakan kebijakan tarif sebagai alat negosiasi dengan negara-negara lain, dan itu akan tergantung pada apakah mereka memiliki sesuatu yang "fenomenal" untuk ditawarkan sebagai imbalan.
Dia menegaskan bahwa negara-negara lain telah memanfaatkan AS untuk waktu yang lama dan dia ingin itu berhenti. "Selama bertahun-tahun, kita berada di sisi yang salah dari bola dan saya akan memberi tahu Anda, saya pikir itu akan menjadi luar biasa," kata Trump saat dia meninggalkan Gedung Putih untuk menghadiri turnamen golf yang didukung Saudi di klubnya di Doral, Florida.
