Rabu 24 Apr 2024 16:52 WIB

Sri Agustin, Nasabah Mekaar yang Dipuji Jokowi Berbagi Tips Eksis Jalani Usaha Sambal

Sri Agustin mengembangkan usaha sambal semenjak 2014

Sri Agustin sosok nasabah Mekaar yang cukup kreatif dan inovatif. Ia membeberkan rahasia mengembangkan usaha sambelnya yang ia kelola sejak tahun 2014
Foto: Dok PNM
Sri Agustin sosok nasabah Mekaar yang cukup kreatif dan inovatif. Ia membeberkan rahasia mengembangkan usaha sambelnya yang ia kelola sejak tahun 2014

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masih ingat Sri Agustin, pemilik merek sambel Wanstin yang dipuji Presiden Jokowi saat menyapa 3.000 nasabah PNM Mekaar di Tangerang Selatan, Senin (19/2).  Merek Wanstin dipuji Jokowi karena kreatifitasnya menggabungkan nama Wawan, suaminya dan nama dirinya menjadi merek sambal yang mudah diingat dengan kemasan yang bagus.

Sri Agustin sosok nasabah Mekaar yang cukup kreatif dan inovatif. Ia membeberkan rahasia mengembangkan usaha sambelnya yang ia kelola sejak tahun 2014. 

Mengelola usaha sambel memang membutuhkan kreatifitas dan inovasi karena berhubungan dengan produk pangan yang harga dasarnya rentan berubah seiring permintaan konsumen dan tergantung musim. Saat musim panen cabe tiba harga pokok bisa lebih murah namun saat puasa dan jelang lebaran harga bisa jadi naik. 

Sri Agustin sangat paham siklus bisnis sambel dan menyadari bahwa setiap bisnis memiliki siklusnya sendiri. Momentum bisnisnya terjadi tahun 2019 saat ia hampir berhenti dari bisnis sambel karena kehabisan modal. Saat itulah ia menjadi nasabah Mekaar dan menemukan momentum usahanya tumbuh.. 

Sri membagikan tips bagaimana ia mengembangkan usaha sambelnya. Pertama, mencintai usaha yang dikelola. “Dengan mencintai usaha yang kita kelola maka kita akan semakin tahu kelemahan dan kelebihan usaha kita. Kita akan tahu ritme usaha kita” ujar Sri. 

Kedua, mengenal konsumen lebih dekat. Dengan cara ini ia bisa mengkomunikasikan produk lebih dekat kepada pembelinya, termasuk jika harga bahan baku berubah ia akan sangat gesit untuk memberitahukan perubahan harga jual produk sambel pada konsumen.

Ketiga, ia tegaskan dalam pengelolaan keuangan penting untuk memisahkan uang untuk usaha dengan uang untuk kebutuhan keluarga. 

Untuk nasabah Mekaar, ia berikan tips untuk selalu datang setiap minggu pada acara kumpulan. Dengan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) akan tumbuh ide-ide baru untuk menyempurnakan produk dan memperluas pasar. 

“Eksisnya bisnis kita sangat didukung oleh komunitas yang kita bentuk. Ibu-ibu yang tergabung di kelompok Mekaar ternyata dapat meningkatkan penjualan sambel saya. Mereka membeli sambel saya dan malah banyak juga yang bantu jualan sambel jadi reseller. Mereka jadi tambah pendapatannya” ujar Sri. 

Sri menyatakan banyak manfaat bergabung menjadi nasabah Mekaar. Ia mendapatkan pembinaan dalam pengembangan produk dan pasar disamping mendapatkan modal kerja. “Saya akui setelah menjadi nasabah Mekaar usaha saya semakin berkembang,” pungkas Sri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement