Jumat 21 Jul 2023 14:29 WIB

Pos Indonesia Siap Menyediakan Jasa Kurir dan Pusat Logistik di IKN

Bagi Pos Indonesia, terlibat dalam pembangunan IKN adalah hal yang sangat strategis.

Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pos Indonesia (Persero) siap menyediakan jasa kurir dan pusat logistik pertama di ibu kota negara (IKN) Nusantara dengan tahap awal pembangunan kantor Pos Indonesia di Balikpapan akan dialihfungsikan sebagai gudang (warehouse).

"Bagi Pos Indonesia, terlibat dalam pembangunan IKN adalah hal yang sangat strategis. Kami mencoba sebisa mungkin untuk memberikan perhatian yang sangat serius," ujar Direktur Utama Pos Indonesia Faizal R Djoemadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/7/2023).

Baca Juga

Faizal juga mengatakan, selama tahap pembangunan, logistik merupakan kebutuhan utama IKN. Pos Indonesia hadir untuk memberikan pelayanan yang tepat waktu, tepat kualitas, dan dengan harga yang efisien sehingga logistik tidak menjadi beban, justru mendukung semua proyek yang ada di IKN.

Faizal melakukan penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama dengan Badan Usaha Milik Otorita, yakni PT Bina Karya (Persero) tentang Penyediaan Jasa Kurir dan Logistic Hub di Ibu Kota Nusantara.

Direktur Utama PT Bina Karya (Persero) Boyke P Soebroto mengatakan, sebagai holding BUMN logistik nasional, ia berharap Pos Indonesia bisa mendukung kebutuhan logistik dalam pembangunan IKN hingga 2045. "Ini pertama kalinya kami melakukan kerja sama dalam bidang jasa untuk pembangunan IKN. Jadi, kami harus mencari partner yang tepat, yaitu Pos Indonesia," kata Boyke.

Nusantara adalah ibu kota negara Indonesia pada masa depan, yang ditetapkan dan diatur oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Terletak di pesisir timur Pulau Kalimantan. Luas wilayah Nusantara hampir empat kali Jakarta, yaitu kurang lebih 256.142 hektare dan wilayah laut seluas 68.189 hektare.

IKN Nusantara akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, dan berfungsi untuk mempercepat transformasi ekonomi negara.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement