Rabu 14 Sep 2022 01:23 WIB

Sinergi BUMN, PLN Sambung Listrik 3,4 MW Untuk Elektrifikasi Aset Pelindo

Adanya elektrifikasi aset diharapkan juga dapat mendorong efisiensi biaya operasional

Rep: intan pratiwi/ Red: Hiru Muhammad
 PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 3,4 megawatt (MW) guna mendukung program elektrifikasi aset Pelindo Regional 4. Sinergi ini diharapkan dapat menggerakkan sektor kemaritiman dan mendorong perekonomian bangsa melalui pasokan listrik yang andal.
Foto: istimewa
PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 3,4 megawatt (MW) guna mendukung program elektrifikasi aset Pelindo Regional 4. Sinergi ini diharapkan dapat menggerakkan sektor kemaritiman dan mendorong perekonomian bangsa melalui pasokan listrik yang andal.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 3,4 megawatt (MW) guna mendukung program elektrifikasi aset Pelindo Regional 4. Sinergi ini diharapkan dapat menggerakkan sektor kemaritiman dan mendorong perekonomian bangsa melalui pasokan listrik yang andal.

Dengan adanya elektrifikasi aset diharapkan juga dapat mendorong efisiensi biaya operasional mencapai 30 persen. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo Leo Basuki mengatakan, PLN siap mendukung agenda elektrifikasi di lingkungan Pelindo 4. Dia mengatakan, PLN memiliki pasokan yang cukup untuk memberikan layanan listrik yang andal."Tentunya kami memiliki suplai daya yang cukup untuk mewujudkan program Pelindo ini dan kami pastinya akan memberikan layanan listrik kelas 1 kami," tutur Leo.

Baca Juga

Lebih lanjut, elektrifikasi aset ini meliputi shore connection, alat bongkar muat hybrid, pembangunan PLTS, dan pemanfaatan inovasi PLN UIW Suluttenggo dalam hal ini Stasiun Pengisian Listrik Kapal Sandar (SPLIKS).

Debby Duakaju selaku Division Head Teknik Regional 4 menuturkan, elektrifikasi ini diharapkan dapat menghadirkan energi bersih dan ramah lingkungan bagi operasional BUMN. Selain itu diharapkan dapat mereformasi seluruh rantai operasional antara lain RTG, alat angkut peti kemas, mobilisasi non-cargo, hingga pengelolaan limbah off-site.

"Kami memandang program elektrifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi operasional Pelindo bahkan dapat memberikan perubahan pada sustainability bisnis kami. Jika program elektrifikasi ini rampung sesuai rencana, kami akan mampu memangkas biaya operasional kami hingga 30 persen," jelas Debby.

Saat ini total sudah ada 165 peralatan tersebar di 15 cabang pelabuhan Pelindo Regional 4 yang telah berhasil menggunakan listrik sebagai energi utama. "Ditargetkan pada tahun 2025 kami dapat melakukan elektrifikasi terhadap total 180 alat kami pada program ini, tentunya hal ini dapat kami wujudkan dengan dukungan penuh dari PLN UIW Suluttenggo," ujar Debby.

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement