Sabtu 24 Oct 2020 16:55 WIB

Citilink: Pesawat Tersangkut Layangan Mendarat Selamat

Citilink Indonesia membenarkan kejadian layangan tersangkut di pesawat

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Christiyaningsih
Citilink Indonesia membenarkan kejadian layangan tersangkut di pesawat. Ilustrasi.
Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Citilink Indonesia membenarkan kejadian layangan tersangkut di pesawat. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Maskapai Citilink Indonesia membenarkan kejadian layangan tersangkut di pesawat saat mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Jumat (23/10). VP Corporate Secretary & CSR Resty Kusandarina mengatakan layangan tersebut tersangkut pada roda pendaratan utama bagian kanan pesawat Citilink dengan tipe pesawat ATR 72-600 dengan nomor penerbangan QG -1107.

“Saat ini seluruh kru dan penumpang telah mendarat dengan selamat,” kata Resty dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (24/10).

Baca Juga

Resty memastikan pilot Citilink telah melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan baik kepada pihak menara setempat. Hal tersebut dilakukan untuk menyampaikan kondisi banyaknya layang-layang yang terbang di wilayah area bandara pada saat akan melakukan pendaratan.

“Tim teknik kami telah melakukan pemeriksaan seluruh bagian pesawat secara intensif dan dapat disampaikan tidak ada kerusakan pada pesawat tersebut dan telah layak untuk beroperasi kembali,” jelas Resty.

Resty berterima kasih kepada pihak bandara yang telah memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar terhadap bahaya bermain layangan di sekitar area bandara. Resty menuturkan saat ini Citilink akan terus berkoordinasi lebih lanjut terhadap pihak bandara dan stakeholders atas kejadian tersebut.

“Berkoordinasi untuk bersama-sama menjunjung tinggi dalam menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sehingga diharapkan kejadian ini tidak terjadi kembali,” jelas Resty.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement