Ahad 04 Aug 2019 20:26 WIB

PLN Dukung Digitalisasi Produk UMKM Melalui Rumah Kreatif

Rumah Kreatif BUMN merupakan wadah tumbuh kembang UMKM.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Gita Amanda
Menteri BUMN Rini M Soemarno memberikan kata sambutan saat peresmian Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bank Mandiri di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/1).
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Menteri BUMN Rini M Soemarno memberikan kata sambutan saat peresmian Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bank Mandiri di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/1).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi digital, baik untuk mendorong perluasan pasar maupun untuk meningkatkan daya saing produk unggulannya.

Namun belum banyak UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi digital tersebut, kendati produk- prodauk unggulan UMKM tersebut sangat potensial untuk menjangkau pasar yang lebih global.

Berangkat dari persoalan tersebut, PT PLN (Persero) terus berkomitmen mendukung perkembangan UMKM yang ada di negeri ini, melalui program Rumah Kreatif BUMN (RKB).

RKB sendiri merupakan program dari Kementerian BUMN sebagai wadah untuk tumbuh kembangnya UMKM menjadi lebih berkualitas, bisa bersaing ditengah perkembangan teknologi digital (online).

“Dukungan inovasi serta peningkatan kualitas produkselalu diberikan kepada para pelaku UMKM untuk menjadi semakin maju dan berkembang tidak hanya di negeri sendiri,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, Ahad (4/8).

Karena, jelasnya, dari RKB ini, para pelaku usaha ekonomi kerakyatan tersebut berkumpul, belajar dan mendapatkan pembinaan dalam rangka mendorong UKM dan UMKM di Indonesia yang berdaya saing.

“Sehingga program RKB hadir untuk mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi kerakyatan, seperti UKM dan UMKM yang ada di negeri ini,” ungkapnya, berama tim CSR PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY.

Akhir pekan kemarin, Suprateka hadir dan mengunjungi salah satu RKB di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Yogyakarta.

Ada banyak produk unggulan UMKM di binaan RKB yang cukup potensial untuk masuk pasar yang lebih lebih luas (global). Ia bahkan juga membeli sendiri beberapa produk- produk unggulan dari berbagai UMKM tersebut.

Terkait dengan keberadaan RKB, ia pun terkesan dan berterimakasih kepada pengelola atas dukungan edukasi kepada para pelaku UMKM, inovasi, penguatan produk sampai pemasaran di market place online hingga mancanegara.

Hal ini membuktikan bahwa produk- produk unggulan binaan RKB yang ada di Kabupaten Gunungkidul tersebut juga potensial untuk di terima di pasar internasional.

Maka digitalisasi produk UMKM seperti yang dilakukan RKB kepada para pelaku UKM maupun UMKM sangat penting di era sekarang ini.

“Jika produk tersebut bisa diterima dan laku di pasar internasional, secara tidak langsung, juga akan mendorong peningkatan kesejahteraan para pelaku UKM dan tenaga kerjanya,” tandas Suprateka. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement