Ahad 14 Jul 2019 06:50 WIB

Harga Cabai Segar Melambung, Pembeli Beralih ke Cabai Kering

Harga cabai kering tidak terpengaruh dengan kenaikan harga cabai segar

Seorang pedagang menunjukkan cabai kering. ilustrasi
Foto: Antara, Ahmad Subaidi
Seorang pedagang menunjukkan cabai kering. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pedagang sayuran di Pasar Baru Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengaku saat ini para pembeli lebih memilih cabai kering impor. Cabai kering ini banyak diminati setelah melambungnya harga cabai dalam negeri.

Menurut pedagang sayuran di Pasar Baru Indramayu Titi setelah harga cabai rawit melambung tinggi hingga mencapai Rp 70 ribu per kilogram para pembeli banyak yang memilih membeli cabai kering impor.

Baca Juga

"Karena harganya memang tidak naik, jadi banyak juga yang membeli cabai kering impor," kata Titi, Sabtu (13/7).

Cabai kering impor sendiri kata Titi, tidak terpengaruh dengan kenaikan harga cabai dalam negeri, di mana per kilogramnya itu dijual Rp 60 ribu per kilogram. Untuk mendapatkan cabai kering impor laniut Titi, juga masih sangat mudah, karena banyak pengirim yang menawarkan dagangannya.

"Cabai impor ini mudah didapat, karena banyak pengirimnya," tuturnya.

Senada dengan Titi, pedagang sayuran lainnya Mimin mengakui dengan adanya kenaikan cabai rawit memang membuat para pembeli beralih. Karena ketika membeli cabai kering impor mereka mendapatkan lebih banyak.

"Ini dipengaruhi dengan mahalnya harga cabai dalam negeri yang saat ini saja seperempat kilogram saya jual Rp 17-20 ribu," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement