Rabu 26 Jul 2017 15:45 WIB

Redenominasi Rupiah Berdampak Efisiensi di Banyak Sektor

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nidia Zuraya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution
Foto: ROL/Havid Al Vizki
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koorindator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, redenominasi mata urang rupiah akan berdampak pada efisiensi banyak sektor. Sebab, nilai nominal dalam uang rupiah saat ini disebut sudah terlalu tinggi.

"Ini betul-betul untuk efisiensi secara nasional," kata Darmin Nasution di Istana Negara, Rabu (26/7).

Darmin menjelaskan, efisiensi ini misalnya akan terlihat ketika masyarakat Indonesia bepergian keluar negeri seperti naik haji. Uang yang dibawa jamaah dalam jumlah banyak ketika ditukar dengan mata uang negara tujuan hanya jadi beberapa lembar saja.

Bisa juga ketika turis datang ke Indonesia dengan uang lembaran, mereka bisa mendapatkan uang dalam jumlah nominal besar dan banyak. "Dia mulai mikir, ini negara apa sih?," papar Darmin.

Dia menjelaskan, redenominasi memang memerlukan waktu yang tidak sebentar, karena harus ada sosialisasi dan penyesuaian di lapangan. Bukan hanya di dalam negeri, sosialisasi ini juga harus dilakukan dengan pihak luar negeri khususnya di sektor perdagangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement