Sabtu 20 May 2017 23:10 WIB

Bank BJB Komitmen Jaga Kepatuhan Perbankan dan Kepercayaan Nasabah

Rep: Amri Amrullah/Febrian Fachri/ Red: Nidia Zuraya
Pelayanan nasabah di Kantor pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung.
Foto: Republika/Edi Yusuf
Pelayanan nasabah di Kantor pusat Bank BJB, Jalan Naripan, Kota Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menginjak usia ke-56 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten TBK atau Bank BJB terus berupaya menjaga kepatuhan perbankan dan kepercayaan nasabah. Sebab kepatuhan inilah yang menjadi nilai kepercayaan publik dan nasabah terhadap perbankan.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Bank BJB, Agus Mulyana mengakui tantangan kepatuhan menjadi bagian yang cukup berat, bukan hanya bagi Bank BJB namun seluruh bank pada umumnya. Namun, Bank BJB berkomitmen menjaga kepatuhan perbankan.

"Ini dikaitkan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap dunia perbankan. Kami harus menjaga kepercayaan dan kepentingan nasabah," kata Agus Mulyana.

Tentu, kepatuhan ini juga diselaraskan dengan pemenuhan ketentuan dan sejalan dengan prinsip bisnis perbankan. Dalam dunia perbankan banyak reugulasi yangn harus kita ikuti, "Dan banyak antispasi yang harus kita gunakan," ucapnya.

Agus mencontohkan dalam hal ketentuan tentang single digit, perubahan GWM, tata kelola GCG, pinjaman uang berbasis teknologi.Regulasi itu harus dipenuhi dan diantisipasi, agar mampu memenuhi kebutuhan nasabah.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement