Rabu 15 Feb 2017 02:13 WIB

Bank Exim Target Salurkan Kredit Rp 16 Triliun untuk IKM

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Budi Raharjo
Indonesia Eximbank
Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Indonesia Eximbank

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Bank Exim menargetkan  penyaluran pembiayaan sebanyak Rp 16 triliun pada Industri Kecil Menengah (IKM). Jumlah tersebut naik sekitar 50 persen dari realisasi tahun 2016 yang hanya mencapai Rp 10,5 triliun.

Direktur Eksekutif Bank Exim Susiwijono Moegiarso mengatakan, secara keseluruhan, target pembiayaan yang dapat disalurkan pada 2017 telah dipatok Rp 102,6 triliun. "Dari jumlah itu, kami alokasikan Rp 16 triliun untuk industri berskala kecil dan menengah," kata dia, usai acara penandatangan perjanjian kerja sama antara Bank Exim dengan Ditjen IKM di gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (14/2).

Bagi Susiwijono, target menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 16 triliun pada IKM cukup menantang. Sebab, kata dia, diperkirakan akan ada ribuan IKM yang bakal menerima bantuan pembiayaan untuk menghabiskan dana yang telah dialokasikan tersebut. "Sementara kalau kita kasih ke korporasi besar, 1-2 perusahaan saja bisa habis Rp 1 triliun," ungkapnya.

Bank Exim sendiri akan memfokuskan bantuan pembiayan pada IKM untuk sektor unggulan, seperti industri pengolahan. Sebab, dalam berproduksi, industri tersebut biasanya juga didukung oleh industri-industri kecil lain. Sehingga, dengan mendukung industri pengolahan, akan ada efek domino yang tercipta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement