Kamis 23 Jul 2015 12:53 WIB

Menko Perekonomian Ungkap Alasan Menurunnya Daya Beli Masyarakat

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Esthi Maharani
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil.
Foto: Republika/Yasin Habibi
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menilai menurunnya daya beli masyarakat saat ini akibat dari jatuhnya harga komoditi.

"Beberapa tahun terakhir, kita sangat bergantung pada komoditi, bukan hampir tapi semua komoditi jatuh," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Kamis (23/7)

Untuk meningkatkan daya beli masyarakat, ia mengatakan pemerintah akan melakukan sejumalah percepatan seperti percepatan program pembangunan, percepatan anggaran pembangunan, dan juga percepatan investasi pemerintah dan swasta.

"Saya dapat laporan dari BKPM bahwa tingkat realisasi investasi cukup meningkat, itu bagus," lanjutnya.

Selain itu, percepatan dalam sektor infrastruktur mutlak diperlukan karena ia katakan memiliki pengaruh terhadap daya beli masyarakat. Insentif perpajakan juga ia nilai dapat dijadikan sebagai daya dorong dalam keadaaan ekonomi yang tidak terlalu baik sekarang ini.

Sementara itu, ia juga memuji kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam memberantas ilegal fishing. Sofyan menilai, kebijakan tersebut berkontribusi dalam mendorong produksi dalam negeri.

"Dengan adanya kebijakan Bu Susi mencegah ilegal fishing, sekarang ikan mudah didapat," puji dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement