Ahad 06 Oct 2013 16:27 WIB

Hingga Awal Oktober, Pesanan Toyota Agya Tembus 18 Ribu Unit

Toyota Agya
Foto: Republika/Yogi Ardhi Cahyadi
Toyota Agya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesanan salah satu mobil dengan harga terjangkau dan hemat bahan bakar Astra Toyota Agya menembus angka 18 ribu unit pada awal Oktober 2013. "Sekitar 55 persen dari order sebanyak 18 ribu adalah Agya tipe G," kata GM Perencana Perusahaan dan Humas PT Toyota Astra Motor (TAM) Widyawati Soedigdo di Jakarta, Ahad (6/10).

Mobil kecil berkapasitas lima penumpang itu, mengusung mesin 1.000cc dengan tiga silinder, yang dilengkapi fitur keamanan dan kenyamanan seperti dual airbags dan power steering. Tipe G, kata Widyawati, banyak diminati karena konsumen mobil di Indonesia menyukai kendaraan dengan gengsi yang tinggi, namun harga tetap terjangkau.

Agya dengan tipe G telah di lengkapi dengan sarana hiburan audio 2 Din yang terintegrasi dengan audio CD/MP3/MP3/USB/Aux function, yang membuatnya beda dengan tipe E (terendah) yang dilengkapi 1 Din audio. Selain itu tipe G juga sudah disematkan aksesoris chrome serta fitur 5 alarm, seperti spesifikasi tertinggi TRD-S. Harga Agya tipe G mulai dari Rp 106,65 juta (manual) sampai Rp 116,25 juta per unit on the road Jakarta. "Minat konsumen yang tinggi juga terlihat pada tipe TRS-S yang mencapai sekitar 35 persen dari pemesanan," kata Widyawati.

Harga Astra Toyota Agya TRS-S mencapai Rp 111,15 juta (manual) dan Rp 120,75 juta per unit (otomatik). Sedangkan Agya tipe E dengan harga Rp 99,9 juta (manual) dan Rp 110,25 juta (otomatik) hanya memberi kontribusi sekitar 10 persen. "Biasanya memang begitu. Pada delapan bulan pertama sampai satu tahun, pembeli mobil baru adalah mereka yang punya uang, baru setelah itu kelihatan target (konsumen) yang sesungguhnya," ujar Widyawati.

Target sebenarnya LCGC tersebut adalah mereka yang pertama kali ingin punya mobil baru dan yang ingin naik kelas dari pemilik motor menjadi pemilik kendaraan roda empat pula. Mobil tersebut diproduksi di Indonesia, kata dia, untuk menjawab program pemerintah untuk menyediakan mobil dengan harga terjangkau dan irit bahan bakar bagi masyarakat. "Mudah-mudahan keberadaan mobil ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi di dalam negeri," kata Widyawati.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement