Kamis 03 Apr 2025 07:20 WIB

Ini Alasan Trump Kenakan Tarif ke Mitra Dagang, Termasuk Indonesia Ikut Kena

Trump menyebut kenaikan tarif itu untuk menciptakan pemulihan pada industri AS.

Presiden Donald Trump berbicara dalam acara pengumuman tarif baru di Rose Garden Gedung Putih, Rabu, 2 April 2025, di Washington. (
Foto: AP Photo/Evan Vucci
Presiden Donald Trump berbicara dalam acara pengumuman tarif baru di Rose Garden Gedung Putih, Rabu, 2 April 2025, di Washington. (

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- AS menaikkan tarif impor ke negaramitra dagangnya, tak terkecuali Indonesia. Presiden AS Donald Trump menyatakan 'tarif dasar minimum' sebesar 10 persen untuk semua impor ke AS.

Trump menyebut kenaikan tarif itu untuk menciptakan pemulihan pada industri negara tersebut yang pada akhirnya mengarah ke ekonomi lebih kuat dan harga lebih rendah bagi konsumen AS.

Baca Juga

"Pekerjaan dan pabrik akan kembali berdatangan ke negara kita," kata Trump dalam pernyatannya pada Rabu (2/4/2025) waktu setempat. .

"Kita akan meningkatkan basis industri domestik kita. Kita akan membuka pasar luar negeri dan mendobrak hambatan perdagangan luar negeri, dan pada akhirnya, lebih banyak produksi di dalam negeri akan berarti persaingan yang lebih kuat dan harga yang lebih rendah bagi konsumen."

Menurut Trump ini akan menjadi zaman keemasan bagi orang-orang Amerika untuk bangkit kembali. "Kita akan bangkit kembali dengan sangat kuat," katanya menekankan.

Banyak ekonom mempertanyakan seberapa efektif pendekatan itu. Ekonom memperingatkan bahwa hal itu dapat meningkatkan inflasi dan menyebabkan resesi. 

Tarif timbal balik sebagian Trump diprediksi akan menyentuh sedikitnya 60 negara. Presiden AS mengatakan ia menghitung setiap tarif dengan mengambil setengah dari tarif yang diberlakukan negara lain. 

Berikut tarif lain yang diumumkan Trump;

49 persen untuk Kamboja

30 persen untuk Afrika Selatan

32 persen untuk Indonesia

10 persen untuk Brasil

10 persen untuk Singapura

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement