Jumat 19 Jul 2024 09:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkenalkan Pertamax Green 95 di Ajang GIIAS 2024

Pertamina Patra Niaga memperkenalkan produk untuk dukung kendaraan listrik dan hybrid

 Pertamina Patra Niaga menjawab penyediaan energi bersih hingga pelosok Indonesia dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan ragam bahan bakar dan layanan hijau yang mendukung target Net Zero Emission 2060.
Foto: dok Pertamina
Pertamina Patra Niaga menjawab penyediaan energi bersih hingga pelosok Indonesia dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan ragam bahan bakar dan layanan hijau yang mendukung target Net Zero Emission 2060.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Patra Niaga siap menyambut era energi bersih di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Dengan semangat inovasi dan komitmen terhadap keberlanjutan, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan berbagai inisiatif dan produk energi bersih yang mendukung perkembangan dunia otomotif nasional.

Pada pembukaan GIIAS yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pada Kamis pagi (18/7/2024) di ICE BSD City, Tangerang, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia melalui penyediaan energi bersih.

"Kami menyadari bahwa masa depan transportasi terletak pada energi yang ramah lingkungan, dan oleh karena itu, kami terus berinovasi untuk menyediakan bahan bakar yang lebih bersih dan efisien. Partisipasi kami di GIIAS 2024 merupakan wujud nyata komitmen ini,” ujar Riva.

Melalui GIIAS 2024, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan produk-produk unggulan, termasuk bahan bakar rendah emisi dan energi terbarukan yang dirancang untuk mendukung kendaraan listrik dan hybrid.

"Kami bertanggung jawab untuk menghadirkan ragam produk bahan bakar dengan energi terbarukan seperti Pertamax Green 95 dan bauran produk BBM kami dengan energi terbarukan untuk menyiapkan transisi energi hijau di Indonesia,” ungkap Riva.

Lebih lanjut, Riva menjelaskan bahwa infrastruktur hilir lain yang telah dihadirkan oleh Pertamina Patra Niaga adalah Green Energy Station (GES), Charging Station untuk mobil listrik, dan Battery Swapping Station untuk motor listrik.

"Kehadiran Pertamina dalam GIIAS kali ini untuk memberikan solusi kebutuhan energi hijau yang selaras dengan tren otomotif yang membutuhkan standar bahan bakar minim emisi. Produk dan layanan kami ini sesuai dan berkualitas baik untuk kebutuhan kendaraan masyarakat," lanjutnya.

Langkah ini sejalan dengan visi Pertamina untuk menjadi perusahaan energi nasional yang berkelas dunia dan berkelanjutan. Dengan terus mendorong inovasi dan penerapan teknologi hijau, Pertamina Patra Niaga berupaya untuk meminimalkan dampak lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060. Kami terus berupaya menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mendukung tujuan ini, seperti peningkatan efisiensi energi di SPBU Green Energy Station, serta inovasi dalam teknologi hijau. Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan energi bagi generasi mendatang,” tuturnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pertamina Patra Niaga yakin dapat menjadi pelopor dalam transisi energi bersih di Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian Net Zero Emission 2060.

“Kami yakin bahwa melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di industri otomotif, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam transisi energi ini,” pungkas Riva.

Di akhir, Pertamina Patra Niaga mengundang seluruh masyarakat dan pelaku industri untuk mengunjungi booth Pertamina di GIIAS 2024 pada 18 hingga 28 Juli 2024 dengan beragam aktivasi dan promo menarik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement