Selasa 26 Mar 2024 11:01 WIB

Janji Tebar Uang Baru, Bank Indonesia Prioritaskan Distribusi Rupiah Tahun Edaran 2022

BI menyiapkan uang layak edar dengan uang baru kepada masyarakat.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ahmad Fikri Noor
Warga antre menukar uang di layanan kas keliling Bank Indonesia (BI) di halaman Mal Layanan Publik, Jalan Cianjur, Kota Bandung Jawa Barat, Jumat (21/3/2024).
Foto: Edi Yusuf/Republika
Warga antre menukar uang di layanan kas keliling Bank Indonesia (BI) di halaman Mal Layanan Publik, Jalan Cianjur, Kota Bandung Jawa Barat, Jumat (21/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Indonesia mempersiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp 197,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang rupiah pada momen Ramadan dan Idulfitri 2024. Dalam penukaran uang momen Lebaran ini, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim memastikan informasi mengenai BI tidak mengeluarkan uang baru merupakan informasi yang salah. 

“Untuk Lebaran ini kita prioritaskan berikan uang baru tahun edaran 2022,” kata Marlison kepada Republika, Selasa (26/3/2024). 

Baca Juga

Untuk itu, Marlison menegaskan dalam memenuhi kebutuhan Lebaran Idul Fitri 2024, BI menyiapkan uang layak edar dengan uang baru kepada masyarakat. BI juga sudah meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024. 

Sebelumnya, Marlison memastikan BI menyediakan uang sebesar Rp 197,6 triliun untuk Lebaran 2024. Ketersediaan uang tersebut meningkat 4,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

“Ini pertumbuhannya terus tetap tumbuh dengan memperhatikan juga pertumbuhan ekonomi dan mobilisasi masyarakat yang cukup tinggi dan kami juga memperhitungkan dampak penggunaan uang rupiah itu," ucap Marlison. 

Dia memastikan BI bersama perbankan akan melayani kegiatan layanan penukaran uang kepada masyarakat. Perbankan membuka layanan di 4.964 kantor atau titik di seluruh Indonesia. 

BI juga akan membuka layanan secara mandiri secara reguler di tempat keramaian seperti pasar dan di tempat lainnya. Pelayanan BI dalam menyediakan fasilitas penukaran uang baru akan dilakukan mulai hari ini (15/3/2024) hingga 5 April 2024. 

Sementara itu, Deputi Gubernur BI Doni P Joewono menuturkan perputaran uang pada saat Ramadhan dan Idul Fitri bisa meningkat hingga 25 persen dari total perputaran selama setahun. "Ini momentum yang sangat tepat, apalagi menurut Kemenhub ada pergerakan 193 juta orang mudik. Tentunya saya rasa harus kita antisipasi," tutur Doni. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement