Rabu 01 Nov 2023 16:27 WIB

AQUA Home Service, Bisnis Rumahan Beromzet Ratusan Juta

Saat ini di seluruh Indonesia sudah tersebar sebanyak 15 ribu AHS.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Lida Puspaningtyas
Junaidi Bachtiar, pekaku usaha Aqua Home Service di Koto Tangah, Kota Padang.
Foto: Republika/Febrian Fachri
Junaidi Bachtiar, pekaku usaha Aqua Home Service di Koto Tangah, Kota Padang.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pandemi covid-19 yang melumpuhkan banyak sektor kehidupan masyarakat dunia pada rentang 2020-2022 lalu tidak sepenuhnya buruk bagi Rahmad Duha (40). Warga Jalan Pintu Angin Kampuang Baru Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang ini justru mendapatkan berkah pandemi lewat bisnis rumahan  AQUA Home Service (AHS). Dengan modal Rp 5 juta saja, Duha kini mampu menjalankan bisnis yang beromzet ratusan juta rupiah.

"Waktu pandemi, kan aktivitas warga lockdown (di Sumbar ketika itu memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar /PSBB). Banyak warga dan perkantoran yang kesulitan keluar mencari air mineral. Saat itulah saya bergerak jemput bola untuk mendapatkan pelanggan," kata Duha, baru-baru ini.

Baca Juga

Duha menceritakan sebelum menjadi pelaku usaha AQUA Home Service, ia adalah karyawan distributor AQUA. Dari sana Duha melihat ada potensi besar bila ia menjalankan bisnis ini sendiri. Menurut Duha, AQUA merupakan produk yang sudah punya pangsa pasar tersendiri. Sehingga ia tidak takut bila usaha yang ia rintis ini gagal. Nama usahanya adalah AHS Tiga Saudara.

Ternyata, kegigihan Duha menjalankan bisnis dari rumah ini lambat laun berhasil. Dari yang semula hanya menyalurkan ratusan galon perbulan, kini Duha sudah mampu menjual 60 ribu galon per bulan. Bahkan pihak AQUA menargetkan Duha mampu menjual 6.600 galon perbulan.

 

"Rata-rata omzet tiap bulan sekarang Rp 110 juta. Alhamdulillah. Mendapat kepercayaan dari distributor dan juga pelanggan," ucap Duha.

Duha membeberkan kian sukses dirinya berhasil menjadi salah satu AHS terbaik di Kota Padang, bahkan Sumatra Barat adalah meraih kepercayaan dari pelanggan. Walau awalnya bekerja sendirian, Duha selalu berupaya mengantarkan pesanan pelanggan tepat waktu.

"Misalnya pelanggan di rumah enggak ada saya ditelfon. AQUA pesanannya saya tarok di luar, saya foto. Nanti bayarnya komunikasi di WA (WhatsApp) mau dibayar berikutnya atau potong transaksi berikutnya. Kadang dapat tip juga," kata Duha.

Selain via telfon dan dari mulut ke mulut, Duha juga memanfaatkan perangkat teknologi untuk mempromosikan AHS miliknya. Dia memasang alamat AHS Tiga Saudara di aplikasi google. Bila ada pelanggan yang browsing AHS di sekitar Lubuk Begalung dan sekitarnya, nama AHS Tiga Saudara akan tampil di urutan teratas. Sehingga pembeli baru dapat langsung menelfon AHS Tiga Saudara.  

 

Bisnis Menjanjikan di Masa Pensiun...

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement