Selasa 10 Oct 2023 22:21 WIB

Sri Mulyani: Anggaran Kesehatan Jadi Kunci Penting Dukung Indonesia Sehat

Penguatan sistem kesehatan memerlukan perencanaan yang matang.

Rep: Novita Intan/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Foto: AP Photo/Tatan Syuflana
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah sedang menyusun strategi serta program yang komprehensif untuk membangun fondasi Indonesia sehat dan kuat. Hal terpenting terletak pada aspek pembiayaan dan anggaran kesehatan dalam mendukung instruksi Presiden Joko Widodo.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, aspek pembiayaan dan anggaran kesehatan menjadi kunci penting dalam mendukung strategi dan program tersebut. Adapun penguatan sistem kesehatan juga memerlukan perencanaan yang matang dan tata kelola yang baik. 

Baca Juga

“Diperlukan perencanaan yang matang dan teliti serta dasar fondasi tata kelola yang baik agar program penguatan sistem kesehatan dapat berjalan dengan tepat guna, efektif dan efisien, dan bersih dari korupsi," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/10/2023).

Menurutnya, peran pendampingan dan penguatan dari BPKP, Kejaksaan Agung, dan KPK menjadi aspek penting untuk menjamin proses yang bersih dari korupsi dan menghindarkan penyalahgunaan kewenangan dan keuangan negara. Sri Mulyani mengutip paparan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengenai penguatan sistem kesehatan di Indonesia. Salah satunya dilakukan melalui peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan, kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, dan peralatan kesehatan. 

 

Menkeu menuturkan pemerataan akses layanan kesehatan dan pencegahan penyakit melalui gaya hidup sehat juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

"Akses dan affordability layanan kesehatan yang semakin merata dan meluas dengan kualitas yang sama sangat penting. Pencegahan penyakit dengan gaya hidup sehat sangat penting selain perbaikan fasilitas kuratif,” tuturnya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement