Rabu 13 Sep 2023 21:05 WIB

Bakal Jadi Anak Usaha, HK Tunggu Restrukturisasi Utang Waskita Karya Tuntas

Hutama Karya menekankan agar kondisi internal perusahaan dalam kondisi sehat.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Logo Kementerian BUMN.
Foto: ANTARA /Aprillio Akbar
Logo Kementerian BUMN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Hutama Karya  (Persero) menyatakan masih menunggu proses restrukturisasi keuangan PT Waskita Karya (Persero) sebelum bergabung menjadi anak usaha. Hutama Karya menekankan agar kondisi internal perusahaan dalam kondisi sehat ketika bergabung. 

“Arahan pemegang saham adalah restrukturisasi selesai dulu. Setelah settle, baru kita membentuk konsolidasi Waskita bergabung dengan Hutama Karya supaya lebih kuat. Kira-kira begitu,” kata Wakil Presiden Direktur Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro di sela rangkaian acara Sewindu Proyek Strategis Nasional di Jakarta, Rabu (13/9/2023). 

Baca Juga

Ia menuturkan, masuknya Waskita Karya ke Hutama Karya menjadi bagian dari konsolidasi BUMN karya agar ke depan lebih kuat dalam menjalankan pembangunan sesuai arahan Kementerian BUMN. 

Meski demikian, dirinya tak bisa menjamin kapan restrukturisasi dari Waskita Karya rampung agar bisa melanjutkan pembicaraan dengan Hutama Karya. Hingga saat ini, baik antarperusahaan bersama pemerintah masih terus melakukan pembahasan ihwal rencana inbreng tersebut.

“Tidak (tahu). Kita juga sebagai perusahaan terbuka juga mesti hati-hati untuk berkomentar,” katanya. 

Sementara itu, perseroan juga tengah menunggu persetujuan dari pemerintah untuk mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 18 triliun. PMN tersebut juga telah masuk dalam Nota Keuangan 2024 yang disampaikan pemerintah kepada DPR. 

“Ini sedang dibahas, jadi lebih baik kita tunggu saja,” ujarnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement