Kamis 18 May 2023 19:13 WIB

Tiket Coldplay di Jepang Dijual Pakai Sistem Lotre, Seperti Apa Teknisnya?

Sistem lotre ini tidak dapat diprediksi.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ahmad Fikri Noor
Warga mencoba membeli tiket konser Coldplay secara online di Jakarta, Rabu (17/5/2023). Grup musik asal Inggris tersebut akan menggelar tour bertajuk Coldplay Music of The Spheres World Tour Jakarta.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga mencoba membeli tiket konser Coldplay secara online di Jakarta, Rabu (17/5/2023). Grup musik asal Inggris tersebut akan menggelar tour bertajuk Coldplay Music of The Spheres World Tour Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Konser band asal Inggris Coldplay tengah menjadi sorotan publik lantaran penjualan tiket yang ludes dalam beberapa menit. Di Indonesia, penjualan tiket menggunakan sistem war atau siapa cepat dia dapat.

Sejak hari pertama presale, banyak warganet yang sudah mengeluh karena tidak mendapat tiket. Selain itu, mereka juga harus menunggu lama untuk memesan tiket. Bahkan, antrian pembeli mencapai ratusan ribu orang.

Baca Juga

Melihat antusiasme penggemar Coldplay di Indonesia, fotografer Kevin Pramudya Utama menyinggung soal sistem penjualan tiket Coldplay di Jepang yang menggunakan sistem lotre. Menurut dia, cara itu lebih adil dibandingkan sistem war tiket yang menggunakan bot.

"Sudah saatnya Indonesia mengikuti Jepang di mana tiketnya diundi sistem lotre dan menghapuskan sistem war tiket yang banyak bot-nya itu,” kata Kevin dalam akun Twitter-nya, dikutip Republika, Kamis (18/5/2023).

Untuk sistemnya, pertama pengguna memilih tiga kategori yang diinginkan. Pengguna bisa memprioritaskan kategori yang paling diinginkan. Setelah itu, semua tiket yang sudah dipesan akan diundi. Jika dari prioritas tidak terpilih, masih ada kesempatan untuk mendapatkan lagi dari kategori lain. Pengguna akan diminta untuk memasukkan nomor kartu kredit yang digunakan untuk pembelian tiket.

"Pengumuman dapet atau enggak-nya biasanya sepekan hingga sebulan setelah kita order, makanya inilah yang disebut 'sistem lotre' daripada menunggu 500 ribu orang, tidak adil banget," ujarnya.

Menurut promotor Coldplay di Jepang, Live Nation, memang tersedia penjualan tiket menggunakan sistem lotre. Namun, itu hanya berlaku untuk pra-penjualan.

"Pra-penjualan akan diadakan selama beberapa periode. Silakan klik tautan yang sesuai untuk setiap periode untuk melanjutkan ke halaman pembelian. Semua pra-penjualan akan diadakan berdasarkan undian. Pembayaran hanya dengan kartu kredit," kata Live Nation dalam situs resminya.

Sebagian besar konser yang berlangsung di Jepang, setidaknya memiliki sistem penjualan tiket lotre. Ada periode waktu saat calon penonton dapat mengajukan tiket melalui sistem undian. Setelah periode ini berakhir, hasilnya akan diumumkan.

Biasanya, pengumuman akan dikirim melalui email yang menyertakan detail konser dan hasilnya, apakah memenangkan tiket atau tidak. Selain kartu kredit, beberapa promotor menyediakan metode pembayaran lain, seperti membayar di minimarket. Namun, penonton tetap harus membayar sebelum melewati batas waktu yang ditetapkan.

Sistem lotre ini tidak dapat diprediksi. Penonton hanya bisa berharap cukup beruntung untuk menang.

Dilansir dari Misodog, penjualan tiket sistem lotre ini juga terdiri dari beberapa jenis. Pertama, Public Presale Lotteries yang ditunjukkan untuk umum. Biasanya ini dilakukan melalui layanan ticketing. Penonton mungkin perlu mendaftar akun, biasanya tidak dikenakan biaya alias gratis.

Kemudian ada Membership Lotteries yang ditunjukkan untuk anggota layanan tertentu. “Perusahaan kartu kredit, promotor acara, dan layanan tiket memiliki lotre untuk anggotanya. Beberapa memiliki biaya pendaftaran tapi ada juga yang gratis,” katanya.

Selanjutnya ada Exclusive Lotteries. Siapa pun yang membeli merchandise tertentu bisa mengikuti sistem ini. Terkadang artis merilis merchandise khusus yang dilengkapi dengan kode. Nantinya, kode ini bisa digunakan untuk mengikuti undian tiket.

Terakhir, Fan Club Pre Order. Bagi mereka yang terdaftar dalam anggota fan club dapat mengkuti jenis undian ini. “Lotre ini datang sebelum semua lotre dan penjualan tiket lain,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement