Selasa 18 Apr 2023 04:02 WIB

Kerja Sama Perluas Konversi Kendaraan Listrik

Konversi ini mencerminkan komitmen mendukung kebijakan pemerintah

Motor listrik (ilustrasi)
Foto: www.pixabay.com
Motor listrik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Perusahaan perdagangan komponen elektronik dan pioneer produsen kendaraan listrik, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk, melalui anak perusahaan PT Juara Bike (Selis) bekerja sama dengan Hyundai Kefico mengembangkan perluasan kendaraan listrik melalui jalur konversi. Kerja sama ini untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan percepatan kendaraan bermotor listrik. 

Direktur Utama Selis, Edi Hanafiah Kwanto, mengatakan langkah konversi ini mencerminkan komitmen mendukung kebijakan pemerintah Indonesia demi meningkatkan kapasitas industri dalam negeri. "Tentu konversi ini membuktikan bagaimana Selis sebagai produk asli dalam negeri Indonesia yang mampu bersaing secara resmi sehingga potensi bisnisnya sangat besar untuk dikembangkan ke depan, dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah," katanya, saat menandatangani nota kerja sama itu. 

Pemerintah akan memberikan Bantuan Biaya Konversi senilai Rp 7 juta dari motor konvensional menjadi motor listrik. Selis yakin dapat memenuhi permintaan pasar. Didukung dengan unit powertrain, conversion kit yang mumpuni, kedua belah pihak optimistis bisa memenuhi target hingga 60 ribu unit kendaraan konversi.

Edi menjelaskan Selis telah memiliki sertifikat resmi sebagai bengkel Resmi Pemasangan, Perawatan, Pemeriksaan Peralatan Instalasi Sistem Penggerak Motor Listrik pada Kendaraan Bermotor sejak Februari 2022. Sertifikat dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat. 

"Dari sisi produk motor listrik, Selis telah mendapatkan dua nilai TKDN untuk dua motor listrik andalannya, yakni Emax dengan nilai TKDN 53,69 persen dan Agats dengan nilai TKDN 53,37 persen," ujar Edi.

Edi menambahkan bahwa dalam program konversi motor listrik, bantuan pemerintah diberikan sebesar Rp 7 juta yang disalurkan kepada masyarakat melalui bengkel konversi. Bantuan diberikan untuk mengurangi total biaya konversi dan berlaku untuk setiap satu sepeda motor dan bebas pajak. Adapun motor yang dapat dikonversi listrik adalah rentang CC 100-150 CC.

Edi menjelaskan bisnis konversi ini merupakan bagian dari rencana Selis untuk memperluas pasar nasional. Hal ini dikarenakan, cukup banyaknya motor konvensional yang dimiliki masyarakat namun dalam kondisi yang tidak prima dan maksimal dalam mobilitasnya. 

Perseroan menargetkan bisa menonversi setidaknya 60 ribu motor konversi hingga 2024. Per Desember 2022, secara konsolidasi melalui induk perseroan, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk mencatat penjualan sebesar Rp 487,15 miliar, naik dibanding 2021 sebesar Rp 448,36 miliar. Perseroan mampu membukukan laba bersih Rp 42,34 miliar, atau meningkat dari Desember 2021 senilai Rp 25,24 miliar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement