Kamis 20 Jan 2022 17:06 WIB

Sandiaga: RI Fokus Tingkatkan Kualitas Profesional Pariwisata

Meningkatnya jumlah profesional pariwisata terampil bisa jadi tolok ukur keberhasilan

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Fuji Pratiwi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga mengatakan, Indonesia fokus tingkatkan kualitas profesional pariwisata.
Foto: istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga mengatakan, Indonesia fokus tingkatkan kualitas profesional pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan peningkatan kualitas profesional pariwisata dengan mengadopsi teknologi di kawasan ASEAN akan menjadi fokus utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2022.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan, ke depan diharapkan para professional pariwisata tidak hanya melebarkan keterampilan dan bakat yang mumpuni di kawasan ASEAN saja, tapi juga di negara lainnya. Seperti Jepang, Korea, Australia, dan Selandia Baru.

Baca Juga

Sandiaga mengatakan para pakar ekonomi percaya bahwa terbukanya investasi dapat memberikan kontribusi secara signifikan terhadap pemulihan ekonomi di suatu wilayah. Begitupun dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang dapat melakukan investasi dalam bentuk peningkatan keterampilan bagi profesionalnya.

:Untuk Indonesia, arahan kami jelas, tahun ini kami akan lebih fokus pada lingkungan profesional pariwisata ASEAN. Dengan mendorong pemanfaatan teknologi, serta memfasilitasi para profesional. Sehingga, mereka dapat menyuplai keterampilan dan bakat mereka tidak hanya di dalam kawasan ASEAN. Tetapi juga dengan negara lainnya, seperti China, Jepang, Korea, Australia, dan Selandia Baru," kata dia dalam siaran pers, Kamis (20/1/2022).

 

"Jadi mungkin, suatu saat nanti kita dapat mengukur keberhasilan kita di kawasan ASEAN tidak hanya dengan jumlah kedatangan wisatawan internasional. Tetapi, juga meningkatnya jumlah profesional pariwisata terampil di ASEAN," kata Sandiaga menambahkan.

Untuk itu, Sandiaga mengajak seluruh pihak di kawasan ASEAN untuk dapat memberikan dukungan dalam memberdayakan talenta terbaiknya, sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat kembali pulih dan peluang usaha kembali terbuka.

"Dukungan kami akan diperluas dalam program dan kegiatan yang lebih parsial, yang dapat didiskusikan dalam pertemuan khusus atau secara working group discussion," kata dia.

Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, menambahkan, dalam peningkatan profesional pariwisata, pihaknya melakukan beberapa kegiatan. Diantaranya, pengembangan kompetensi di bidang MICE dan penyelenggaraan event di kawasan ASEAN sesuai dengan standar kompetensi.

Selain itu, bekerja sama dengan pola private public partnership untuk membantu meningkatkan keterampilan para profesional pariwisata serta pemanfaatan teknologi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement