Rabu 01 Jul 2020 14:23 WIB

Harga Gabah Petani di Lampung Naik 0,62 Persen

BPS Lampung mencatat kenaikan harga gabah juga menyebabkan harga beras ikut naik

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Gita Amanda
Buruh mengumpulkan gabah yang baru dipanen, (ilustrasi). Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada sentra produksi gabah di Provinsi Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,62 persen.
Foto: ANTARA/BUDI CANDRA SETYA
Buruh mengumpulkan gabah yang baru dipanen, (ilustrasi). Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada sentra produksi gabah di Provinsi Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,62 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani pada sentra produksi gabah di Provinsi Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,62 persen dari Rp 3.872,37 per kilogram (kg) pada Mei 2020 menjadi 3.896,51 per kg pada Juni 2020. Sedangkan di tingkat penggilingan GKP naik 0,91 persen dari Rp 3.985,92 per kg pada Mei 2020 menjadi Rp 4.022,09 per kg pada Juni 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Faizal Anwar mengatakan, selama Juni 2020, pergerakan rata-rata harga gabah tingkat petani cenderung meningkat di beberapa kecamatan. "Peningkatan harga gabah tertinggi di Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah sebesar 7,46 persen atau Rp 300 per kg," kata Faizal Anwar dalam konferensi persnya di Bandar Lampung, Rabu (1/7).

Baca Juga

Selanjutnya, dia mengatakan kenaikan rata-rata harga GKP dari Mei ke Juni 2020  di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan yang naik 7,10 persen atau Rp 275 per kg, dan Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan 5,95 persen atau Rp 220 per kg. Sedangkan di Kabupaten Lampung Timur yakni Kecamatan Purbolinggo (naik 1,38 persen), Labuhan Maringgai (4,14 persen). Kemudian di Kabupaten Pringsewu yakni Kecamatan Ambarawa (0,72 persen), dan Pringsewu (0,70 persen).

BPS Lampung mencatat kenaikan harga gabah juga menyebabkan harga beras ikut naik. Faizal mengatakan, harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp 10.500 per kg untuk kualitas premium jenis Ciherang. Beras tersebut berasal dari Kecamatan Talangpadang (Tanggamus), Kecamatan Trimurjo (Lampung Tengah).

Sedangkan harga beras terendah yang diperjualbelikan pada bulan ini mencapai harga Rp 8.200 per kg untuk beras kualitas medium jenis beras IR64. Beras tersebut terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement