Selasa 27 Aug 2019 20:11 WIB

Soal Iklan Properti Ibu Kota Baru, PUPR: Tak Ada Bocoran

Agung Podomoro Land memasang iklan promosi properti ibu kota baru di harian nasional.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nidia Zuraya
Pemindahan ibu kota
Foto: twitter @jokowi
Pemindahan ibu kota

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tak pernah membocorkan informasi lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur kepada pengembang. Hal ini ditegaskan Kementerian PUPR seiring dengan munculnya iklan properti di media massa.

Seperti diketahui, sehari setelah pengumuman resmi penetapan lokasi ibu kota oleh pemerintah di Kalimantan Timur, perusahaan properti raksasa PT Agung Podomoro Land Tbk memasang iklan promosi Superblock Borneo Bay City di salah satu harian nasional.

Baca Juga

“Kami tidak memberitahu (ke pengembang), REI (Persatuan Perusahaan Realestate Indonesia) inisiatif sendiri,” kata Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Yusuf Hariagung, saat dihubungi Republika, Selasa (27/8).

Menurutnya, munculnya iklan properti di media massa oleh pengembang tersebut dimungkinkan adanya inisiatif sendiri dan tanpa bisikan dari pemerintah. Sebab menurut dia, pemerintah baru secara resmi menyampaikan lokasi ibu kota baru secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut terkait detail penyusunan pengembangan hunian di kawasan calon ibu kota baru, pihaknya belum dapat buka suara. Seperti diketahui, untuk tahap awal pemerintah akan melakukan pembangunan ibu kota baru di lahan seluas 3.000 hektare.

Sebagai catatan, iklan properti yang dilakuakan PT Agung Podomoro Land menawarkan investasi terbaik di ibu kota baru dengan harga Rp 700 juta-an.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement