Jumat 31 Aug 2018 08:29 WIB

Bank Sentral Argentina Naikkan Suku Bunga Hingga 60 Persen

Suku bunga acuan Argentina menjadi yang tertinggi di dunia

Mauricio Macri
Foto: EPA/PRESIDENCY OF ARGENTINA
Mauricio Macri

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Bank Sentral Argentina (BCRA) menaikkan suku bunga acuannya menjadi 60 persen pada Kamis (30/8). Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan mata uang peso yang terus merosot terhadap dolar AS.

Suku bunga acuan terbaru meningkat 15 persentase poin dari sebelumnya 45 persen, menjadikannya yang tertinggi di dunia. Langkah itu dilakukan karena peso menukik ke rekor terendah 40 peso terhadap dolar AS pada Kamis (30/8) pagi.

BCRA mengatakan akan mempertahankan suku bunga acuannya sampai setidaknya Desember tahun ini."Ini sebagai tanggapan terhadap nilai tukar mata uang asing dan risiko yang dapat mengakibatkan risiko inflasi domestik lebih besar," kata BCRA dalam sebuah pernyataannya.

Lembaga itu juga menaikkan cadangan bank sebesar lima poin dalam sebuah upaya yang diharapkan akan menstabilkan mata uang lokal. Ini dilakukan segera setelah Presiden Argentina Mauricio Macri meminta Dana Moneter Internasional (IMF) pada Rabu (29/8) untuk mempercepat pemberian pinjaman 50 miliar dolar AS seiring memburuknya krisis ekonomi di negara tersebut.

IMF setuju untuk memajukan pembayaran pinjaman. Argentina telah menerima pinjaman pertama sebesar 15 miliar dolar AS. IMF pada Rabu (29/8) menyebutkan tengah mempertimbangkan langkah yang paling tepat untuk membantu Argentina.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah Argentina dan siap untuk memberikan bantuan yang paling tepat," kata Direktur IMF Christine Lagarde seperti dikutip BBC News.

Macri mengatakan ada "ekspresi kurangnya kepercayaan di pasar" atas kemampuan negara untuk memenuhi kewajiban keuangannya untuk 2019.

sumber : Antara/Xinhua
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement