Jumat 13 Nov 2015 21:44 WIB

Visi Misi Rachmat Gobel 'Rebut' Kursi Ketum Kadin

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Citra Listya Rini
Rachmat Gobel.
Foto: abc
Rachmat Gobel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (caketum Kadin) Indonesia Rachmat Gobel akan meneruskan roadmap dan visi pertumbuhan industri yang telah disusun sampai 2030 mendatang. Visi ini telah dibuatnya sejak masih aktif berorganisasi di Kadin Indonesia pada 2004 silam.

Rachmat mengatakan pada waktu itu ada keresahan mengenai masa depan pengusaha Indonesia karena kondisi perekonomian yang belum baik.

Menurut dia, ketika itu banyak investor yang masuk ke Indonesia karena tertarik dengan tenaga kerja murah dan pasar yang besar. Sehingga, para investor tersebut banyak membangun pabrik bukan mengembangkan industri.

"Industri kita harus terarah, oleh karena itu saya ingin maju untuk melanjutkan arah roadmap tersebut," kata Rachmat dalam deklarasinya di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (13/11).

Rachmat mengatakan, apabila strategi industri yang dibangun kurang tepat maka ke depan Indonesia akan lebih besar impornya. Hal ini bukan berarti Indonesia anti terhadap produk impor, namun industri dalam negeri harus ditingkatkann kualitasnya agar bisa bersaing.

 

"Saya sudah punya roadmap tinggal menyesuaikannya sana, dan pada 2030 kita harus jadi negara industri yang kuat," kata Rachmat.

Kata kunci yang diusung Rachmat sebagai calon ketua umum Kadin yakni membangun enterpreneurship, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi. Pemilik Panasonic tersebut ingin mengajak seluruh pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kadin untuk mengedepankan tiga kunci tersebut dalam sepuluh tahun ke depan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement