Jumat 22 Oct 2010 02:58 WIB

Air Asia Berencana Ganti Boeing 737-300 dengan Airbus A320

Rep: agung budiono/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Indonesia AirAsia (IAA) menyatakan, pihaknya akan membeli pesawat jenis AirBus A320 sebanyak sembilan buah hingga 2012, sehingga totalnya perseroan memiliki 20 pesawat. Perseroan menargetkan dalam jangka panjang ditahun 2020, akan memiliki sebanyak 35 pesawat jenis AirBus A320.

Corporate Communication Manager IAA, Audrey Progastama Petriny mengatakan, pesawat itu akan datang secara bertahap pada tahun 2011 sebanyak lima buah dan 2012 sebanyak empat buah. Menurutnya, saat ini IAA mengoperasikan 11 pesawat Airbus A320 dan empat Boeing 737-300.

"Seluruh pesawat A320 itu akan menggantikan empat Boeing 737-300 yang sudah habis masa sewa nya dan harus dikembalikan pada bulan maret 2011," paparnya saat diwawancara wartawan, Kamis (21/10). Sayangnya, Audrey tidak menjelaskan secara detil berapa nilai investasi dari pembelian pesawat tersebut. "Namun, yang jelas pesawat AirBus itu akan kami datangkan langsung dari pabriknya di Toulouse, Perancis," terangnya.

IAA pada periode Januari-September 2010, telah mengangkut sebanyak 2,8 juta penumpang. Angka itu setara dengan 70 persen dari target tahun ini, yakni sebanyak empat juta penumpang. "Sampai akhir kuartal III-2010, jumlah penumpang yang telah berhasil diterbangkan sekitar 2,8 juta penumpang," tutur Audrey. Namun, dia belum bisa merinci data penumpang tersebut berdasarkan pembagian porsi domestik dan internasional.

Sebelumnya, sampai pada semester I-2010 Air Asia telah menerbangkan 1,9 juta penumpang atau 47,5 persen dari target 4 juta penumpang. Di mana sebanyak 80 persen diantaranya atau setara dengan 1,52 juta penumpang merupakan penumpang internasional.

Namun, seperti diketahui, Air Asia merupakan maskapai yang fokus menggarap rute penerbangan internasional dengan komposisi 80 persen untuk rute internasional dan 20 persen untuk rute dalam negeri.

Audrey menjelaskan, pihaknya optimistis jika maskapainya mampu mencapai target penumpang yang telah dipatok oleh AirAsia Grup tahun ini. "Salah satu caranya dengan membuka sejumlah rute baru internasional dan domestik sampai akhir tahun ini, namun detilnya belum bisa diberitahukan, " ungkapnya.

Seperti diketahui, pada 29 September lalu, Air Asia membuka dua rute penerbangan baru, yakni Surabaya-Bangkok dan Surabaya-Penang. Dua rute baru tersebut,  merupakan bagian dari sejumlah rute baru yang dilayani Air Asia setelah menutup rute Jakarta-Medan dan Jakarta-Surabaya mulai 1 Oktober 2010. "Selain itu Air Asia juga menambah frekuensi Surabaya-Kuala Lumpur sebanyak satu kali penerbangan menjadi lima kali penerbangan per hari," ungkap Audrey.

Sementara itu, rute baru yang akan dibuka Air Asia untuk menggantikan Jakarta-Medan adalah Medan-Bangkok-Hongkong atau Medan-Bangkok-Macau. \"Dan rute baru yang ditambah frekuensinya sebanyak satu kali dari Medan adalah Medan-Kuala Lumpur dan Medan-Penang yang saat ini sudah dilayani oleh kami sebanyak dua kali dalam sehari," paparnya.

Selain itu, Air Asia, ungkap dia, juga akan membuka sejumlah rute baru lainnya. "Antara lain Bandung-Penang, Bandung-Brunei, Bandung-Bangkok, Jogjakarta-Kuala Lumpur, Makassar-Hongkong, dan Jakarta-Filipina," paparnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement