Jumat 26 Jul 2024 18:31 WIB

Anggota ID Food Ajari UMKM untuk Bisa Ekspor

ID Food memberikan pelatihan ekspor kepada 41 UMKM di Rumah BUMN.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda
Dalam rangka mengoptimalkan fungsi asistensi industri serta dukungan terhadap ekspor UMKM, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I memberikan asistensi dan informasi terkait kepabeanan dalam acara Diseminasi Informasi Peluang Pasar Ekspor Jawa Timur Ke Filipina yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Jawa Timur pada Jumat, (14/5/2023).
Foto: dok Bea Cukai
Dalam rangka mengoptimalkan fungsi asistensi industri serta dukungan terhadap ekspor UMKM, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I memberikan asistensi dan informasi terkait kepabeanan dalam acara Diseminasi Informasi Peluang Pasar Ekspor Jawa Timur Ke Filipina yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Jawa Timur pada Jumat, (14/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) berkomitmen meningkatkan kapasitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepala Sekretariat Perusahaan PPI Agus Hartanto mengatakan hal ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diamanahkan Menteri BUMN Erick Thohir. 

"PPI menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Rumah BUMN Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur dan Bea Cukai Malang dalam meningkatkan daya saing UMKM di Malang," ujar Agus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Baca Juga

Dalam kegiatan ini, ucap Agus, anggota holding BUMN pangan atau ID Food tersebut memberikan pelatihan ekspor kepada 41 UMKM di Rumah BUMN Kota Malang. Agus menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk memberikan pendampingan kepada UMKM.

"Kita juga memberikan pemahaman ekspor mulai dari persiapan, strategi, tahapan dan tata laksana, hingga logistik pengiriman ekspor," ucap Agus. 

Agus mengatakan kegiatan ini merupakan tindaklanjut atas penandatanganan nota kesepahaman penguatan ekosistem ekspor yang dilakukan PPI dengan LPEI pada 9 Juni 2024. Agus menyebut Malang menjadi kota perdana dalam implementasi kegiatan ini.

"Melalui kegiatan ini, kita terus mendukung UMKM untuk bisa naik kelas. UMKM sebagai pilar pembangunan ekonomi Indonesia diharapkan secara berkelanjutan mampu memberikan berkontribusi yang lebih besar," kata Agus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement