Jumat 24 May 2024 21:29 WIB

Masuk Musim Tanam Kedua, Pupuk Kaltim Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

Pupuk Kaltim berupaya untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ahmad Fikri Noor
Pabrik PT Pupuk Kaltim.
Foto: Pupuk Kaltim
Pabrik PT Pupuk Kaltim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memasuki musim tanam kedua 2024, PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) menjamin ketersediaan stok pupuk telah sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah distribusi yang menjadi tanggung jawabnya. Hal tersebut dalam rangka upaya menyokong para petani Indonesia untuk mencapai hasil panen yang terbaik. 

“Setiap dimulainya periode musim tanam, pasokan stok pupuk menjadi kunci utama untuk produktivitas pertanian,” kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (24/5/2024). 

Baca Juga

Sebagai anak perusahaan Pupuk Indonesia yang berkomitmen untuk menopang ketahanan pangan nasional, dia memastikan Pupuk Kaltim selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani. 

“Ini salah satunya dengan memastikan ketersediaan stok pupuk yang berkualitas pupuk serta turut berkontribusi pada proses distribusi pupuk yang aman dan lancar,” ucap Budi. 

Hingga 24 Mei 2024, Pupuk Kaltim memastikan ketersediaan 365.364 ton pupuk subsidi. Total tersebut terdiri atas 270.312 ton stok pupuk urea bersubsidi, 79.303 ton stok pupuk NPK Phonska dan 15.749 ton NPK Formula Khusus, serta 450.437 ton pupuk urea non subsidi dan 18.579 ton NPK non subsidi. 

“Jumlah ini sudah berada di batas aman pemenuhan petani jelang kuartal III 2024,” ujar Budi.

Dia menambahkan, stok pupuk yang sudah tersedia tersebut akan didistribusikan di cakupan wilayah tanggung jawab Pupuk Kaltim yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan seluruh wilayah Sulawesi. Sedangkan untuk NPK Bersubsidi Formula Khusus, mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Sementara hingga Mei 2024, Pupuk Kaltim berhasil merealisasikan amanat penyaluran pupuk subsidi oleh pemerintah sebesar total 322.657 ton pupuk bersubsidi. Penyaliran tersebut masing-masing terdiri atas 279.737 ton urea bersubsidi dan 37.365 ton NPK Phonska dan 5.555 ton NPK Formula Khusus bersubsidi. 

“Masing-masing angka distribusi ini telah mencapai realisasi sebesar 86 persen, 83 persen dan 50 persen dari keseluruhan target penyaluran pupuk subsidi dari pemerintah untuk Pupuk Kaltim pada 2024,” jelas Budi. 

Memasuki masa musim tanam kedua ini, dia menuturkan Pupuk Kaltim akan terus berupaya menjalankan komitmen dalam memastikan kualitas pupuk terbaik dan pasokan pupuk yang mencukupi bagi para petani Indonesia. Terutama wilayah-wilayah yang menjadi tanggung jawab Pupuk Kaltim. 

“Tidak hanya memastikan ketersediaan stok, kami juga berkomitmen mengawal distribusi pasokan pupuk subsidi lewat inovasi dan teknologi,” ujar Budi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement