Sabtu 16 Mar 2024 16:46 WIB

Setelah Nusa Dua dan Mandalika, ITDC Siap Kembangkan KEK di Sulsel

Kawasan ini juga merupakan jalur dan tujuan kapal pesiar.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Pekerja menyelesaikan pembuatan kapal pinisi di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis 27/5/2021).
Foto: Antara/Abriawan Abhe
Pekerja menyelesaikan pembuatan kapal pinisi di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis 27/5/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mendukung pengembangan pariwisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira dan Takabonerate di Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Komitmen ini ditunjukkan ITDC melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Pemprov Sulsel dan Pemkab Bulukumba dan Selayar.

"Kami sangat menyambut baik pengembangan KEK Bira dan Takabonerate, terutama karena Indonesia merupakan negara dengan aset pariwisata terbesar di Asia Tenggara," ujar Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (16/3/2024).

Baca Juga

Ema menyebut nota kesepahaman ini juga menandai langkah penting dalam kerja sama pendampingan untuk percepatan pengembangan pariwisata di Bulukumba dan Selayar yang tengah dalam proses pengajuan menjadi KEK Bira dan Taka Bonerate. Ema menyampaikan, Provinsi Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis sebagai gerbang Timur Indonesia yang memiliki potensi alam dan budaya yang sangat bisa dikembangkan. 

"Kabupaten Bulukumba merupakan pusat industri kapal pinisi, sementara Kabupaten Selayar memiliki atol terbesar ketiga di dunia dan cagar biosfer yang sudah mendapat pengakuan UNESCO," ucap Ema.

Ema mengatakan, kawasan ini juga merupakan jalur dan tujuan kapal pesiar berpenumpang wisatawan asal Amerika Serikat, Inggris dan Australia yang berlayar tiga kali dalam setahun. Ema memperkirakan frekuensi kunjungan kapal pesiar ini akan meningkat seiring dengan pengembangan kawasan pariwisata dan maritim Bira Takabonerate.

ITDC, lanjut Ema, berkomitmen mengembangkan KEK Bira dan Takabonerate menjadi sebuah destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Ema berharap kerja sama ini akan menjadi fondasi yang kokoh untuk mencapai tujuan bersama dalam mengembangkan KEK Bira dan Takabonerate sehingga dapat menjadi destinasi pariwisata terkemuka di Indonesia. 

"Kami berkomitmen mendukung pengembangan KEK Bira dan Takabonerate dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, serta pengalaman kami dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkelanjutan," kata Ema.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mengangkat potensi pariwisata Sulawesi Selatan. Bahtiar menilai kehadiran ITDC sangat penting dalam membantu menarik investor ke KEK Bira dan Takabonerate.

"Oleh karena itu, kita harus bersatu dan berjuang bersama untuk pengembangan pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan ini," kata Bahtiar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement