Kamis 30 Nov 2023 16:14 WIB

WIKA Beton Peroleh Kontrak Baru Rp 5,65 Triliun Hingga Oktober 2023

Perolehan kontrak baru Perseroan didominasi oleh proyek di sektor infrastruktur.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Lida Puspaningtyas
WIKA Beton mencatatkan omzet kontrak baru hingga akhir Oktober 2023 sebesar Rp 5,65 triliun.
WIKA Beton mencatatkan omzet kontrak baru hingga akhir Oktober 2023 sebesar Rp 5,65 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Wijaya Karya Beton Tbk atau WIKA Beton mencatatkan omzet kontrak baru hingga akhir Oktober 2023 sebesar Rp 5,65 triliun. Perolehan tersebut naik 4,44 persen dari periode yang sama 2022 yang mencapai senilai Rp 5,41 triliun.

"Perolehan kontrak baru Perseroan didominasi oleh proyek di sektor infrastruktur sebesar 67,38 persen, disusul proyek di sektor industri 10,98 persen," kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk Dedi Indra, Kamis (30/11/2023).

Baca Juga

Kemudian proyek di sektor properti sebesar 10,15 persen dan proyek di sektor kelistrikan sebesar 8,07 persen. Sementara lainnya berasal dari sektor energi dan tambang masing-masing menyumbang sebesar 2,98 persen dan 0,53 persen.

Perolehan kontrak baru ini terbagi dalam beberapa kategori pelanggan dengan porsi terbesar dari Swasta mencapai 76,66 persen, BUMN 14,12 persen, WIKA selaku induk usaha 5,04 persen, afiliasi WIKA 3,20 persen, dan Pemerintah 0,98 persen. 

 

Beberapa pelanggan tersebut antara lain PT Girder Indonesia, PT PLN (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Kumagai Gumi Co., LTD, PT Hutama Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Shimizu Corporation, hingga PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Sepanjang 2023, WIKA Beton telah mengerjakan pesanan dari puluhan proyek di seluruh wilayah Indonesia. Di antaranya, terdapat proyek JLKA Medan-Binjai di Sumatera Utara dan Tol Bayung Lencir Tempino di Sumatera Selatan.

Untuk proyek di Jawa, terdapat proyek Tol Ancol Timur-Pluit, Jakarta Sewerage System, National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), Tol Probolinggo-Banyuwangi, Pabrik Tembaga PT Hailiang Nova Material Indonesia, Elevated Road & Bridge IKK Power Plant, dan lainnya.

Sementara itu, untuk proyek yang berlokasi di pulau Kalimantan terdapat proyek MMP Nickel Smelther Project, Rusun Paspampres dan Jalan Tol Ibu Kota Negara (IKN). Di Sulawesi, terdapat proyek Jembatan Sungai Ipi Bawah di Morowali, Sulawesi Tengah, Jembatan Elevated Maros-Bone di Sulawesi Selatan. 

Sedangkan untuk wilayah Papua saat ini WIKA Beton sedang menyuplai proyek Saluran Sungai Klagison Sorong Papua Barat, dan Pembangunan Pasar Sanggeng Manokwari.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement