Senin 06 Nov 2023 13:22 WIB

Grab Holdings: Kami Dukung Gencatan Senjata

Grab Holding menegaskan tidak mendukung kekerasan dalam bentuk apapun.

Seorang pengendara grabfood dengan memakai masker melewati kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (14/5/2021).
Foto: ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman
Seorang pengendara grabfood dengan memakai masker melewati kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (14/5/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unggahan istri salah satu founder Grab Holdings menggegerkan dunia maya. Unggahan yang viral sejak Sabtu (4/11/2023) itu mengungkapkan isi hati Chloe Tong tentang Israel.

Menanggapi hal itu, Chloe sendiri telah mengunggah klarifikasi yang mengatakan postingan tersebut ia unggah sebelum ia memahami persoalan sebenarnya tentang Israel dan Palestina. Ia pun merasa berduka dengan kondisi yang ada di wilayah konflik tersebut.

Baca Juga

Sementara itu, Grab Holdings juga segera mengunggah pernyataan terkait postingan Chloe. "Grab teguh dengan pendirian pro kemanusiaan dan berharap segera terjadi perdamaian dan gencata senjata antara kedua pihak," tulis pernyataan Grab Holdings yang diunggah di Twitter, dikutip Senin (6/11/2023).

Grab menegaskan tidak mendukung kekerasan dalam bentuk apa pun. Dan sebagai partisipan dari United Nations Global Compact (UNGC), Grab mendukung asas prinsipil UNGC yang menghormati perlindungan hak asasi manusia.

Akun Twitter Grab Holdings menutup komentar. Sementara, akun Twitter Grab Indonesia dipenuhi ungkapan kekecewaan pengguna.

Grab Indonesia sendiri telah mengumumkan donasi sebesar Rp 3,5 miliar untuk membantu korban konflik yng ada di Gaza. Bantuan tersebut disalurkan melalui Benibaik.com, platform crowdfunding independen.

"Kami berharap ini dapat meringankan penderitaan korban konflik di Gaza," kata Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement