Selasa 19 Sep 2023 15:00 WIB

Tinjau PT Pindad, Jokowi Naik Mobil Maung Disopiri Prabowo

Jokowi menilai kendaraan tempur PT Pindad sudah berkembang dan semakin baik.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Fuji Pratiwi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi PT Pindad untuk meninjau kendaraan tempur, Selasa (19/9/2023).
Foto: Republika/ Arie Lukihardianti
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi PT Pindad untuk meninjau kendaraan tempur, Selasa (19/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi dan meninjau peralatan tempur di PT Pindad, Kota Bandung, pada Selasa (19/9/2023). Berdasarkan pantauan, Jokowi datang dengan memakai mobil warna hitam produk PT Pindad, bernama 'Maung'.

Jokowi, bahkan disopiri langsung oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Keduanya, duduk di bangku depan.

Baca Juga

Rombongan kemudian meninjau gudang penyimpanan sejumlah tank baja. Selain Jokowi dan Prabowo, terlihat pula KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko, dan Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus. 

Saat ditanya bagaimana rasanya Prabowo dan Jokowi naik Maung, Jokowi menjawab dengan berkelakar. "Suruh naik apa?" kata Jokowi

Menurut Jokowi, ia naik Maung karena produksi PT Pindad yang terkenal Maung. "Memang di sini kan produksi dari pindad terkenal kan Maung. Mulus bagus, yang nyetir juga bagus," kata Jokowi. 

Jokowi menilai kendaraan tempur yang dimiliki Pindad sudah berkembang dan jadi semakin baik. "Berkaitan dengan kendaraan tempur saya melihat perkembangannya sangat cepat sekali," ujar Jokowi. 

Perkembangan tersebut, kata Jokowi, ditandai dengan meningkatnya Pindad sebagai perusahaan penghasil produk pertahanan di dunia. Ditargetkan, peringkat itu dapat meningkat menjadi 60 pada tahun 2024 dan masuk ke dalam jajaran 50 besar pada 2025.

"Jadi progresnya kelihatan," katanya.

Selain itu, Jokowi juga menilai bahwa pendapatan yang diperoleh Pindad sudah begitu baik. Pada tahun 2022, pendapatan Pindad yakni senilai Rp 25 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 27 triliun pada 2023.

"Kita tahu hasil produksinya produk-produknya itu sangat bagus dan pendapatan dari PT Pindad pertahun tahun 2022 sekitar Rp 25 triliun, 2023 Rp 27 triliun," paparnya.

Artinya, kata dia, ada sebuah prospek, peluang yang dimanfaatkan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement