Kamis 17 Aug 2023 16:58 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Ini Pesan Luhut

Ia mengharapkan agar masyarakat ke depan lebih fokus dan bersatu padu.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Foto: AP/Achmad Ibrahim
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tahun ini, Indonesia telah memasuki usia ke-78 yang diperingati setiap 17 Agustus. Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan pesannya agar Indonesia tetap fokus untuk mengejar visi 2045 menjadi negara maju dan menjadi satu dari lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia. 

Luhut mengatakan, dibutuhkan keberanian dan komitmen yang kuat untuk melanjutkan warisan baik yang saat ini sudah dilakukan bersama. Sebab, menurutnya meletakkan pondasi dalam sebuah bangunan adalah hal mudah sedangkan yang jauh lebih sulit adalah menyempurnakannya menjadi sebuah bangunan yang kokoh. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar masyarakat ke depan lebih fokus dan bersatu padu demi menjadikan Indonesia sebagai negara maju. 

Baca Juga

“Jangan mudah terkecoh dengan retorika-retorika yang akan mengerdilkan tekad dan semangat kita mewujudkan visi Indonesia emas di 2045,” kata Luhut dalam akun Instagram-nya dikutip Republika.co.id, Kamis (17/8/2023).

Lebih lanjut, Luhut juga menyinggung Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Peringatan HUT ke-78 RI di Kompleks Parlemen. Pada momen itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan pentingnya kepercayaan internasional. 

Luhut pun mengingatkan kembali dari pengalaman dan pencapaian penting beberapa tahun terakhir di masa pemerintahan Joko Widodo dalam menjadi tuan rumah acara penting internasional hingga bagaimana mengatasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis dunia. 

“Ini menjadi bukti Indonesia punya peluang dan kesiapan menjadi negara maju di masa depan,” ujarnya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement