Selasa 28 Feb 2023 13:17 WIB

Airlangga: Konsumsi Tahun Politik Aman, Pak Ibas dan Teman-Teman Spending Besar

Tahun politik justru berpeluang meningkatkan adanya peluang aktivitas ekonomi.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Lida Puspaningtyas
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari (kanan), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri), dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga Ketua Dewan Pembina HIPMI Bahlil Lahadalia (kiri) menghadiri pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Senin (20/2/2023). Sebanyak 239 pengusaha muda dilantik menjadi pengurus pusat HIPMI masa bakti 2022-2025.
Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari (kanan), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri), dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang juga Ketua Dewan Pembina HIPMI Bahlil Lahadalia (kiri) menghadiri pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Senin (20/2/2023). Sebanyak 239 pengusaha muda dilantik menjadi pengurus pusat HIPMI masa bakti 2022-2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, tahun politik atau perhelatan pemilihan umum (pemilu) tidak akan mengganggu investasi di Tanah Air. Menurutnya pemilu akan berjalan aman, karena bukan pertama kali dilaksanakan di Indonesia.

"Yakinlah untuk investasi karena pemerintah menjamin, parlemen menjamin. Ini bukan pertama kali di Indonesia dan Indonesia menjaga ASEAN dalam 20 tahun terakhir menjadi region yang betul-betul secara politik stabil dan itu karena leadership-nya Indonesia," jelas dia dalam Economic Outlook 2023 di Jakarta, Selasa (28/2/2023).

Baca Juga

Seperti diketahui, Indonesia sudah empat kali menggelar pemilu sejak reformasi. Maka 2024 akan menjadi pemilu kelima.

Ia menuturkan, tahun politik ini menarik karena kurang dari satu tahun menuju Pemilu 2024. "Tetapi saya tegaskan Pak CT (Chairul Tanjung), pemilu ini bukan yang pertama kali, tapi yang kelima pascareformasi dan selama 2004, 2009, 2014, dan 2019 Pemilu aman-aman saja," tegas dia.

 

Dirinya melanjutkan, tahun politik justru berpeluang meningkatkan adanya peluang aktivitas ekonomi. Airlangga memperkirakan, konsumsi masyarakat akan terdongkrak selama tahun politik, terutama dari partai politik.

"Selama Pemilu konsumsi masyarakat meningkat karena ada Pak Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) yang akan spending cukup besar dan yang temennya Pak Ibas ada 16 sampai 17 partai. Jadi inilah yang nanti memastikan kegiatan masyarakat akan terus bergerak, dan alhamdulillah tidak ada satu Pemilu Indonesia pun yang berakhir dengan rusuh," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement