Kamis 02 Feb 2023 12:51 WIB

Diresmikan Erick Thohir, Ini Deretan Keunggulan Sarinah Duty Free

Toko bebas bea di Jakarta itu melayani pelancong dan komunitas diplomat.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ahmad Fikri Noor
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) didampingi Dirut Sarinah Fetty Kwartati (kiri) mengamati produk yang ditawarkan pada Grand Opening Sarinah Duty Free di Jakarta, Rabu (1/2/2023).
Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) didampingi Dirut Sarinah Fetty Kwartati (kiri) mengamati produk yang ditawarkan pada Grand Opening Sarinah Duty Free di Jakarta, Rabu (1/2/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka Sarinah Duty Free, toko bebas bea di Jakarta yang melayani pelancong dan komunitas diplomat. Berlokasi di lantai 4 pusat perbelanjaan Sarinah Jalan Thamrin, Jakarta dengan area ritel seluas 1.886 meter persegi, Sarinah Duty Free adalah destinasi belanja bebas bea yang lengkap mulai dari kosmetik, fashion, jam tangan dan perhiasan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan dari merek-merek terkemuka dunia dan Indonesia.

Erick menyampaikan, Sarinah Duty Free merupakan wujud kerja sama strategis PT Sarinah, Dufry International AG yang merupakan operator toko bebas bea terbesar di dunia, dan Grupo Industrial Omega SA de CV. “Saya ingat saat pertama kali menjajaki kerja sama ini, kita mempunyai satu misi yang jelas untuk mengangkat Sarinah sebagai peritel kelas dunia sehingga produk Indonesia bisa menjangkau pasar global," ujar Erick dalam Grand Opening Sarinah Duty Free di Gedung Sarinah, Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Baca Juga

Erick mengatakan, produk-produk berkualitas UMKM dan merek ternama Indonesia bersanding dengan produk-produk terkemuka dunia di Sarinah Duty Free. Erick meminta Sarinah memperluas jangkauan produk-produk dan merek-merek lokal Indonesia melalui Sarinah Duty Free di Indonesia dan jaringan Dufry di luar negeri.

 

Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati menyatakan produk-produk Indonesia di Sarinah Duty Free disajikan dengan konsep storytelling, yang dinamakan House of Sarinah dan mengangkat enam tema yang bercerita tentang kekayaan Indonesia yakni Taste of Spice, Bittersweet Memories, Embrace the Authenticity, Tailored to Perfection, Rejuvenate the Soul, dan Heart Warming Gift to the One.

Selain itu, Fetty menyampaikan, dengan dibukanya Sarinah Duty Free di Jakarta, Indonesia memiliki toko bebas bea di jantung ibu kota yang tidak hanya melayani komunitas diplomat dan mereka yang memiliki kekebalan diplomatik, namun juga wisatawan lokal dan wisatawan asing yang akan bepergian ke luar negeri dan telah memiliki tiket keberangkatan.

"Para traveler dan wisatawan dapat mengambil barang yang telah dibeli dari Sarinah Duty Free Jakarta di Gate 10 Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandar Udara Soekarno Hatta. Sementara komunitas diplomat dapat membawa langsung setelah pembelian," ucap Fetty.

Fetty mengatakan Sarinah Duty Free juga hadir di terminal keberangkatan internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang didedikasikan khusus untuk produk-produk pilihan dari Indonesia dengan bebas bea untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan asing.

Sementara itu, COO Asia Pacific Dufry Group Pedro Castro berterima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir, InJourney sebagai holding BUMN pariwisata, dan pendukung serta semua tim Sarinah atas kesempatan besar untuk bergabung. 

"Dufry telah hadir melalui Dufrindo selama lebih dari sepuluh tahun di Bandara Bali. Kami senang memasuki era baru ini di key country seperti Indonesia untuk travel retail. Kami bangga dan senang menjadi bagian dari Sarinah Duty Free," ucap Pedro.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement