Senin 09 Jan 2023 17:44 WIB

Goldman Sachs Bakal Pangkas Ribuan Pekerja

Goldman akan memangkas sekitar 3.200 posisi dari 49 ribu pegawai saat ini.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Friska Yolandha
Pemandangan papan nama Goldman Sachs di New York Stock Exchange di New York, New York, AS, pada 02 November 2018. Goldman Sachs Group akan memangkas ribuan pekerjaan di seluruh perusahaan mulai Rabu (11/1/2023).
Foto: EPA-EFE/JUSTIN LANE
Pemandangan papan nama Goldman Sachs di New York Stock Exchange di New York, New York, AS, pada 02 November 2018. Goldman Sachs Group akan memangkas ribuan pekerjaan di seluruh perusahaan mulai Rabu (11/1/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan bank investasi dan jasa keuangan multinasional asal Amerika Serikat (AS), Goldman Sachs Group akan memangkas ribuan pekerjaan di seluruh perusahaan mulai Rabu (11/1/2023). Sumber yang mengetahui langkah tersebut mengatakan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 3.000 pekerja akibat kondisi perekonomian yang kian menantang.

Berdasarkan laporan Bloomberg News, Goldman akan memangkas sekitar 3.200 posisi. Saat ini, Goldman memiliki 49.100 karyawan pada akhir kuartal ketiga setelah menambah jumlah staf yang signifikan selama pandemi. Seorang sumber menyebut pemangkas akan menyasar seluruh divisi, termasuk divisi perbankan investasi Goldman Sachs.

Baca Juga

"Perbankan  mengalami penurunan besar dalam aktivitas pembuatan kesepakatan perusahaan akibat dari pasar keuangan global yang bergejolak," sebut sumber, Senin (9/1/2023).

Kepala eksekutif bank David Solomon mengirim memo suara akhir tahun kepada staf yang memperingatkan pengurangan jumlah karyawan pada paruh pertama Januari. Goldman Sachs sendiri menolak mengomentari memo tersebut.

Pemutusan hubungan kerja terjadi menjelang pembayaran bonus tahunan bank yang biasanya dikirimkan akhir Januari dan diperkirakan turun sekitar 40 persen. Bank memulai kembali program PHK tahunannya pada September yang telah ditunda selama dua tahun selama pandemi.

Raksasa Wall Street ini biasanya memangkas sekitar satu persen hingga lima persen stafnya setiap tahun. Pemotongan baru ini terjadi di atas PHK tersebut.

Menurut data Dealogic, biaya perbankan investasi hampir setengahnya pada 2022, dengan 77 miliar dolar  diperoleh secara global oleh bank, turun dari 132,3 miliar dolar AS pada satu tahun sebelumnya. Nilai total merger dan akuisisi secara global telah merosot 37 persen menjadi 3,66 triliun dolar AS pada 20 Desember, setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 5,9 triliun dolar AS pada tahun lalu.

Bank telah mengeksekusi transaksi pasar modal ekuitas (ECM) senilai 517 miliar dolar AS pada akhir Desember 2022, level terendah sejak awal 2000-an dan penurunan 66 persen dari 2021.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement