Rabu 09 Nov 2022 15:50 WIB

Pelindo Layani Pengiriman 900 Mobil Listrik untuk KTT G20 di Bali

Mobil listrik tersebut dikirimkan langsung oleh distributor melalui Pelabuhan Benoa.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Kendaraan listrik disiapkan untuk KTT G20 mendatang di Nusa Dua, Bali. Indonesia akan menggunakan sekitar 900 mobil listrik sebagai kendaraan dinas selama KTT G20 di Bali pada 2022.
Foto: EPA-EFE/MADE NAGI
Kendaraan listrik disiapkan untuk KTT G20 mendatang di Nusa Dua, Bali. Indonesia akan menggunakan sekitar 900 mobil listrik sebagai kendaraan dinas selama KTT G20 di Bali pada 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berkomitmen terus memberikan dukungannya guna menyukseskan Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali beberapa hari mendatang. Melalui bidang usahanya yaitu jasa kepelabuhan. 

Pelindo telah melayani pengiriman sejumlah fasilitas untuk suksesi KTT G20 Bali, salah satunya mobil listrik. “Menjelang pelaksaan Summit G20 di Bali, Pelabuhan Benoa kami telah melayani pengiriman sejumlah fasilitas untuk penunjang G20, seperti 900 mobil listrik dan sandar Kapal milik TNI AL yang mengirimkan peralatan pengamanan,” kata Regional Head 3 Pelindo Ardhy Wahyu Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (9/11/2022). 

Baca Juga

Ardhy memastikan, Pelindo memberikan layanan terbaik sebagai bentuk komitmen dalam dukungan KTT G20 di Bali. Terlebih, Pelabuhan Benoa salah satu pintu gerbang logistik dan barang di Bali, dalam sepekan terakhir telah disibukkan dengan penerimaan berbagai fasilitas untuk gelaran KTT G20 dari berbagai wilayah di Indonesia. 

“Mobil-mobil listrik tersebut dikirimkan langsung distributornya menuju Bali melalui Pelabuhan Benoa, yang nantinya akan digunakan untuk operasional selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20,” ujar Ardhy. 

Selain itu, Ardhy mengatakan, Pelabuhan Benoa juga melayani proses sandar kapal milik TNI AL yaitu KRI Tanjung Kambani 971 dari Jakarta. Kapal tersebut membawa sejumlah peralatan dan fasilitas pengamanan milik TNI AL yang disiapkan untuk mengamankan KTT G20. 

Ardhy menambahkan, selain mendukung dari sisi layanan jasa kepelabuhanan, dari sisi fasilitas Pelindo juga telah menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di dalam lokasi Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) yang bisa digunakan untuk pengisian daya mobil listrik yang digunakan pada pertemuan KTT G20. 

“Saat ini di area BMTH ada sekitar tujuh unit SPKLU yang kami siapkan dengan daya mencapai 630 KVA,” ucap Ardhy. 

Dia menegaskan, SPKLU tersebut dapat  dimanfaatkan untuk pengisian kendaraan operasional KTT G20 yang mayoritas mobil listrik. Menurutnya, hal tersebut menjadi komitmen Pelindo dalam mendukung suksesnya KTT G20 Bali selain itu juga untuk mendukung transisi energi berkelanjutan.

KTT G20 Summit akan digelar di Bali pada 15-16 November 2022 mendatang dan diikuti oleh 19 negara maju dan berkembang dunia dan satu pemimpin Uni Eropa. Dalam gelaran tersebut, pemerintah mengajak semua pihak untuk turut serta mensukseskan ajang konferensi internasional.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement