Rabu 03 Aug 2022 23:35 WIB

Angkat Potensi Teh Indonesia, ID Food Bersinergi Bersama UMKM dan Petani

Produksi teh pucuk basah sampai dengan Semester I 2022 tercatat sebanyak 4.780 ton.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya
Kebun Teh  (Ilustrasi)
Foto: dok.Republika
Kebun Teh (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Holding pangan ID Food melalui Anak usaha sektor Pertanian dan Agro Industri PT Mitra Kerinci mengajak UMKM, petani, pemerintah daerah dan stakeholders mengangkat budaya teh Indonesia.

“Kami berupaya ciptakan ekosistem teh dengan mengangkat kembali budaya teh Indonesia gandeng UMKM dan Petani lokal di Kabupaten Solok Sumatera Barat,” kata Direktur Utama Holding Pangan ID Food, Frans Marganda Tambunan, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga

Seperti komoditas kopi Indonesia yang telah beragam penyajiannya dan tersedia di setiap pusat perbelanjaan, Frans mengatakan untuk mewujudkan ekosistem teh akan memanfaatkan peluang pasar komoditas kopi dan disinergikan dengan market konsumsi teh yang diproduksi hasil olahan Petani dan perkebunan Mitra Kerinci di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat.

“Ekosistem itu diwujudkan dari hulu perkebunan teh Kerinci kemudian di hilir kami gandeng komunitas kopi dalam penetrasi pasarnya, seperti pada kegiatan festival teh dan kopi sinergi  UMKM binaan dan petani,”jnelasnya.

 

Frans melanjutkan mengenai data produksi teh pucuk basah sampai dengan Semester I 2022 tercatat sebanyak 4.780 ton atau 69 persen dari target 2022 dan sebesar 78 persen yoy. Dari produksi teh pucuk tersebut kemudian dilakukan pengolahan dan memproduksi teh kering  sampai dengan Semester I 2022 adalah sebanyak 1.186 ton atau 73 persen dari target 2022 dan capaian 79 persen yoy.

“Kami melihat komoditas teh Indonesia juga memiliki potensi ekspor, pada tahun 2022 ini terdapat minat ekspor teh Indonesia dengan negara tujuan seperti Taiwan, Jerman dan Malaysia dengan produk black tea dan special tea, sementara minat konsumsinya produk green tea menjadi favorit konsumsi lokal di Indonesia,”pungkas Frans.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Kerinci, Arief Maulana Yamin melanjutkan bahwa perkebunan teh yang dikelola ID Food group memiliki luasan sekitar 2025 Ha dan memproduksi kapasitas produksi teh yang dilakukan pengolahan sekitar 4.000 ton per tahun.

Arief melanjutkan, ajakan untuk mengangkat Teh Indonesia selain melibatkan petani juga mengajak kontribusi milenial untuk menggaungkan keunggulan teh Indonesia.

Arief melanjutkan Mitra Kerinci Member of ID Food memproduksi dua olahan teh yaitu Black tea dan green tea yang berpotensi peluang ekspor, varian lainnya mitra Kerinci juga memproduksi special Tea seperti jasmine tea yang diolah mix dengan bunga melati. Selain itu, produk teh Indonesia produksi Mitra Kerinci Member of ID Food memiliki cita rasa yang khas yaitu woody, nutty dan vegetal.

Mengenai ekosistem pangan komoditas kopi, Arief mengakui turut menggandeng tokoh adat masyarakat setempat Datuk Sibungsu sekaligus Pembina kopi di Sumatera barat. “Jadi penggiat kopi disinergikan dengan teh untuk peningkatan market komoditas teh Indonesia,” katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement