Senin 13 Jun 2022 19:50 WIB

Rockologist Tawarkan Cincin Pernikahan Bergaya Rustic

Rockologist juga menjalin kerja sama dengan ahli batu mulia atau gemologist.

Rep: c01/ Red: Fernan Rahadi
Beberapa contoh produk cincin Rockologist yang bergaya rustic.
Foto: Fitria Nurochimah.
Beberapa contoh produk cincin Rockologist yang bergaya rustic.

REPUBLIKA.CO.ID, Dalam sebuah pernikahan, cincin menjadi elemen penting yang tidak bisa diabaikan oleh setiap pasangan. Seringkali, cincin menjadi simbol yang melambangkan ikatan cinta dari kedua mempelai. Namun, bagi setiap mempelai biasanya cincin pernikahan harus memiliki makna ataupun filosofi. Rockologist hadir untuk menawarkan cincin pernikahan yang penuh filosofi dengan gaya rustic.

Rockologist merupakan brand perhiasaan asal Yogyakarta. Konsep utama yang diusung oleh Rockologist adalah menghadirkan cincin bergaya rustic. Artinya,  setiap desain cincin yang dikeluarkan oleh Rockologist memiliki gaya dengan sentuhan alam. Cincin yang dihasilkan pun sangat unik dan artistik, namun tetap elegan.

Selain itu, Rockologist juga menawarkan kepada konsumen untuk mendesain sendiri cincin yang diinginkan. Tetapi jangan khawatir jika ingin membeli cincin namun belum memiliki desain. Karena Rockologist akan membantu konsumen untuk membuat desain. Nantinya, desain yang ditawarkan oleh Rockologist akan disesuaikan dengan karakteristik pemesan sehingga cincin tersebut tetap memiliki filosofi tersendiri bagi konsumen.

Bahan yang digunakan dalam membuat perhiasan adalah logam. Terdapat dua jenis logam yang gratis dan berbayar. Untuk logam yang gratis terdiri dari perak, tembaga, dan kuningan. Sementara untuk logam berbayar terdiri dari paladium, platinum, dan emas.

Khusus untuk konsumen yang memilih logam gratis, maka hanya akan dikenakan biaya berlian dan jasa pembuatannya. Sedangkan untuk harga yang berbayar akan disesuaikan dengan berat dari perhiasan setelah jadi.

Rockologist juga menjalin kerja sama dengan ahli batu mulia atau gemologist. Tujuannya adalah untuk memberikan sertifikat keaslian mengenai berlian yang digunakan dalam perhiasan tersebut. Konsumen tidak lagi perlu khawatir mengenai keaslian berlian di perhiasaan mereka karena telah teruji melalui laboratorium oleh gemologist.

Founder Rockologist, Muhammad Arsy mengatakan pada awalnya Rockologist merupakan vendor penyedia biji berlian. Pada 2015 akhir, ketika akan menikah, ia merasa kesulitan untuk mencari cincin yang sesuai dengan desain yang diinginkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Arsy mencoba untuk membuat cincin pernikahannya sendiri dengan menemui artisan atau orang yang ahli dalam membuat kerajinan tangan seperti cincin.

Tak disangka, ternyata banyak teman-teman Arsy yang merasa tertarik dengan cincin pernikahan yang ia buat sendiri. Dari situ, Arsy mulai beralih dari penjual biji berlian menjadi pembuat cincin.

Hal lain yang menjadi alasan Arsy untuk mengembangkan Rockologist sebagai brand perhiasan, yaitu karena keberadaan para artisan yang semakin hari semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan terancam punah.

“Mengejutkannya, dari situ kita jadi tahu kalau sebenarnya ada hal-hal yang harus dilestarikan. Ternyata metode pembuatan secara handmade itu sudah mau punah. Semakin lama semakin hilang karena perusahaan-perusahaan besar, mereka pakainya metode casting atau cetak. Bahkan artisan-artisan yang bekerja dengan kita itu, terpaksa kerja di pabrik untuk molesin aja. Padahal, kemampuan mereka bisa buat cincin dari nol cuma sudah nggak bisa dilakukan lagi karena sudah tidak ada permintaan,” kata Arsy saat ditemui di kantor Rockologist, Senin (13/6/2022).

Hal senada juga disampaikan oleh Co-Founder Rockologist, Indi Pandantiyasti. Ia mengatakan artisan menjadi poin penting dari Rockologist. Selain tidak adanya permintaan, jasa para artisan ini juga tidak dihargai sebagai mana mestinya. Oleh karena itu, Rockologist hadir untuk kembali memberdayakan para artisan dan menghargai jasa mereka sebagaimana mestinya.

“Sub-sub artisan kami sendiri pun, mereka sudah menjadi head artisan, mereka sudah punya tim sendiri. Jadi, akhirnya yang membuat kami untuk terus berbisnis salah satunya adalah artisannya menjadi berdaya. Nah, itu yang menurut kami ada kebangkitan. Setelah Rockologist ini dibangun ada kebangkitan dan peningkatan kelayakan kerja para artisan,” ujar Indi.

Rockologist menjadi pelopor brand perhiasan yang mengirimkan produknya ke luar kota melalui jasa pengiriman. Hal ini lantaran sebagian besar konsumen Rockologist berasal dari luar Yogyakarta. Rockologist juga memberikan jaminan produk selama masa pengiriman.

“Klien kami 95 persen dari luar Jogja. Jadi, semuanya harus dikirim. Kami memberikan jaminan ke mereka bahwa apabila terjadi kerusakan atau kehilangan saat proses pengiriman, itu semua tanggung jawab kami tanpa pertanyaan apa pun. Jadi, kami akan ganti 100 persen,” jelas Arsy.

Selain itu, fasilitas lain yang diberikan oleh Rockologist yaitu satu kali layanan penyesuaian produk secara gratis. Apabila cincin yang diterima terlalu besar atau bahkan kekecilan dapat disesuaikan ulang secara gratis. Rockologist tidak hanya menjual produk perhiasaan tetapi juga dapat kembali membeli produknya yang telah terjual.

Saat ini, meskipun permintaan tertinggi berasal dari pembuatan cincin pernikahan, namun Rockologist juga menerima pemesanan untuk pembuatan perhiasan lain, seperti kalung atau gelang. Bagi masyarakat yang merasa tertarik ingin memiliki perhiasan dari Rockologist dapat mengunjungi laman Instagram resminya di @rock.ologist atau dapat juga langsung datang ke kantor resmi Rockologist di Jalan Babarsari Nomor 20, Tambak Bayan, Caturtunggal, Sleman, DIY.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement