Jumat 08 Apr 2022 21:13 WIB

LPEI dan Bank Mandiri Perluas Layanan Transaksi Ekspor

Sinergi Bank Mandiri dan LPEI diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

Rep: Novita Intan/ Red: Fuji Pratiwi
Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rijani Tirtoso (kiri) menerima cinderamata dari  Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar usai menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Jumat (8/4/2022). Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri akan menyediakan layanan jasa perbankan kepada LPEI, termasuk payroll package bagi karyawan dan berharap kerjasama ini dapat mendukung LPEI dalam melaksanakan mandat dari pemerintah untuk memberikan penjaminan kepada bank dan pelaku usaha dalam pengembangan ekspor nasional.
Foto: Prayogi/Republika.
Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rijani Tirtoso (kiri) menerima cinderamata dari Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar usai menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Jumat (8/4/2022). Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri akan menyediakan layanan jasa perbankan kepada LPEI, termasuk payroll package bagi karyawan dan berharap kerjasama ini dapat mendukung LPEI dalam melaksanakan mandat dari pemerintah untuk memberikan penjaminan kepada bank dan pelaku usaha dalam pengembangan ekspor nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendorong pemanfaatan transaksi keuangan dalam mendukung kegiatan transaksi ekspor. Selain itu, keduanya menjalin kerja sama dalam penyediaan dan pemanfaatan jasa layanan perbankan, penjaminan kredit, pelayanan bank bagi nasabah LPEI termasuk payroll pegawai LPEI. 

Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso mengatakan, kerja sama antara LPEI dan Bank Mandiri merupakan implementasi Undang-Undang No 2 tahun 2009 terkait penjaminan kredit sangat bermanfaat bagi bank dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan ekspor nasional. "Kolaborasi ini merupakan salah satu langkah LPEI dalam mengoptimalkan mandat yang diberikan pemerintah khususnya dalam memajukan ekspor nasional, kerja sama dengan Bank Mandiri merupakan langkah yang sangat baik," ujar Rijani dalam keterangan resmi, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga

Selain itu, LPEI sebagai lembaga dengan status sovereign dapat memberikan penjaminan bagi bank dengan pembobotan ATMR (Aset Tertimbang Menurut Risiko) sebesar nol persen, aset yang dijamin memiliki kualitas lancar dan pengecualian perhitungan Batas Maksimun Pemberian Kredit (BMPK)/ Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD), sehingga hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi perbankan dan pelaku usaha. 

Sementara itu Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menambahkan, kerja sama  ini LPEI juga mendapaf fasilitas beragam layanan transaksi perbankan termasuk fasilitas kredit. "Kerja sama ini turut menjadi bagian dalam pengembangan bisnis wholesale transaction Bank Mandiri, salah satunya menyediakan layanan keuangan yang dapat membantu pengelolaan keuangan untuk mendorong pengembangan bisnis LPEI ke depan," ucap Alexandra.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menambahkan, sinergi antara Bank Mandiri dan LPEI diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terutama sektor ekspor dan impor yang menjadi karakteristik utama bisnis LPEI. "Kerja sama kali ini bukanlah yang pertama bagi Bank Mandiri dan LPEI. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerjasama layanan perbankan, sehingga dapat mendorong kinerja ekspor nasional dengan memberikan solusi layanan perbankan bagi pelaku usaha ekspor," kata Rohan.

Dalam mendorong kinerja ekspor nasional, Bank Mandiri juga telah mengembangkan super Platform Kopra by Mandiri yang menghadirkan fitur Mandiri Global Trade (MGT) dengan berbagai layanan perbankan untuk memfasilitasi dan memudahkan pelaku usaha melakukan transaksi internasional, termasuk kebutuhan pembiayaan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement