Sabtu 18 Dec 2021 20:09 WIB

Pos Indonesia Rebranding 9.100 Agen Kantor Pos Menjadi PosAja! Agen

Rebranding ini adalah upaya Pos Indonesia dalam meningkatkan performa agen pos.

Rep: arie lukihardianti/ Red: Hiru Muhammad
PT Pos Indonesia (Persero) melalui CSR Pos Peduli memberikan sejumlah bantuan kepada korban erupsi Semeru di Posko Tanggap Darurat Semeru yang terdapat di Kecamatan Pasirian, Lumajang Rabu (8/12).
Foto: Pos Indonesia
PT Pos Indonesia (Persero) melalui CSR Pos Peduli memberikan sejumlah bantuan kepada korban erupsi Semeru di Posko Tanggap Darurat Semeru yang terdapat di Kecamatan Pasirian, Lumajang Rabu (8/12).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--PT Pos Indonesia (Persero) melakukan rebranding nama Agen Kantor Pos menjadi "PosAja! Agen". Menurut Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana, rebranding tersebut dilakukan sebagai upaya menyasar pangsa pasar yang lebih luas ke semua kalangan dan wilayah di Indonesia. 

Launching rebranding PosAja! Agen, bersamaan dengan dibukanya Agen Pos Komunitas Milenial Sidoarjo di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (18/12).  Menurut Siti Choirina, rebranding ini adalah upaya Pos Indonesia dalam meningkatkan performa agen pos. Selama ini, Agen Pos menggunakan penamaan Kantor Pos dan diidentikkan dengan pelayanan perangko dan surat.

Baca Juga

"Padahal fungsi agen ini memiliki peran pelayanan apapun, seperti melakukan pelayanan pengiriman barang, logistik, parcel, dokumen, dan lainnya. Rebranding ini menunjukkan posisi kami, supaya masyarakat tahu bahwa PosAja! Agen ini bisa melayani berbagai aktivitas pengiriman lainnya," ujar Siti Choirina yabg akrab disapa Ana dalam siaran persnya.

Pada tahap awal, kata dia, rebranding PosAja! Agen dilakukan di Sidoarjo, kepada Komunitas Milenial Sidoarjo. Komunitas ini memiliki anggota milenial, sesuai dengan garapan pangsa pasar Pos saat ini. 

Di Jawa Timur, tercatat ada 1.500 agen existing yang digarapnya akan segera berganti nama menjadi PosAja! Agen. Setelahnya, akan dilakukan perubahan di seluruh wilayah Indonesia. Tercatat ada lebih dari 9.100 agen Pos yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Secara bertahap rebranding ini akan kami wujudkan pada semua agen Pos di seluruh Indonesia. Nanti paralel akan kami ubah semua. Kami juga akan masifkan campaign kepada masyarakat," kata Ana.

Tak hanya rebranding agen existing, kata dia, Pos Indonesia juga akan terus menambah jumlah agen. Hingga akhir tahun 2021, pihaknya optimistis mampu menambah agen pos menjadi sekitar 10.000 agen. Agen Pos adalah model bisnis kemitraan Pos Indonesia dengan individu, komunitas, atau corporate.

Ana menjelaskan, berbagai upaya yang dilakukan adalah untuk memperbaiki performa Pos Indonesia yang related dengan penambahan revenue. Pos Indonesia akan terus menggenjot kinerja agar pendapatan terus naik."Jadi profitabilitas ini yang benar-benar sedang kami dorong, bahwa kami Pos Indonesia sekarang sedang digarap secara profesional dengan berorientasi profit. Ini yang mau kita tegaskan kepada masyarakat Indonesia," katanya.

Ana meyakinkan, Pos Indonesia sedang menancapkan posisinya sebagai perusahaan sehat. Sehingga harapannya ke depan BUMN ini akan menjadi barometer pada bisnis kurir dan logistik. 

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Pos Indonesia saat ini sedang menggelar program diskon hingga 30 persen di berbagai layanan di aplikasi PosAja! Namun, program ini hanya berlaku di dalam wilayah Jabodetabek pada Sabtu dan Ahad (18-19) Desember 2021.

"Sedangkan untuk paket ekspres someday, kami juga memberi diskon hingga 20 persen hingga akhir Desember 2021 ini. Semoga masyarakat bisa merayakan tahun baru tetap di rumah namun tetap bisa bersilaturahmi dengan mengirim barang," katanya. 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement