Selasa 08 Jan 2019 22:30 WIB

2 Transportasi Massal Jabodetabek Kelar 2019

MRT akan selesai dibangun pada bulan Februari.

Pekerja menyelesaikan pembangunan mini information center atau pusat layanan informasi Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (4/1/2019).
Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Pekerja menyelesaikan pembangunan mini information center atau pusat layanan informasi Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan beberapa transportasi massal yang akan melayani keperluan masyarakat di Jabodetabek selesai pada 2019. MRT akan selesai dibangun pada bulan Februari.

"Satu akan menyelesaikan MRT pada bulan Februari, akan diperhatikan. LRT pada bulan Desember," kata Budi, usai rapat terbatas di istana Selasa (8/1).

Menurut dia, pemerintah juga akan memulai pembangunan MRT tahap kedua pada tahun yang sama. Untuk pemenuhan moda antar kota antar provinsi, pemerintah akan menyelesaikan studi kelayakannya antara lain untuk MRT East-West, dan kereta api cepat rute Jakarta-Surabaya.

Pemerintah juga sedang menyiapkan pengelolaan integrasi transportasi Jabodetabek sehingga pelayanan dapat lebih baik dan mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.

Selain itu, Budi menjelaskan rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo membahas fungsi koordinasi dalam integrasi transportasi massal dan infrastruktur transportasi sehingga dapat terselenggara lebih baik.

Menurut Presiden, pengelolaan transportasi massal dan infrastruktur kerap tumpang tindih.  Oleh karena itu diperlukan sistem koordinasi yang tertata yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengurangi kemacetan.

  Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin koordinasi pengelolaan yang mengaitkan beragam pihak seperti pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BUMN, Kementerian Perhubungan, maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

  Sebelumnya dalam rapat itu Presiden meminta mengarahkan pemerintah dan lembaga dapat melakukan pembenahan koordinasi transportasi massal di Jabodetabek.

"Mestinya, nantinya klo MRT, LRT jadi, kereta bandara semua sudah siap, bus Transjakarta ada, betul-betul masyarakat kita dorong untuk masuk ke transportasi massal yang kita siapkan ini. Sehingga mobil-mobil yang ada di jalan bisa berkurang secara besar-besaran," kata Presiden.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement