Selasa 20 Jan 2026 15:38 WIB

MRT Jakarta Targetkan Layani 50 Juta Penumpang Sepanjang 2026

Pada 2026, jumlah penumpang ditargetkan meningkat menjadi 50 juta.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Ahmad Fikri Noor
Pekerja beraktivitas di Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP201, Stasiun Monas, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Foto: Republika/Prayogi
Pekerja beraktivitas di Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A CP201, Stasiun Monas, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT MRT Jakarta mencatat jumlah penumpang layanan moda transportasi berbasis rel tersebut mencapai 46,5 juta sepanjang 2025. Pada 2026, jumlah penumpang ditargetkan meningkat menjadi 50 juta.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, pada tahun lalu total penumpang yang menggunakan layanan MRT Jakarta mencapai 46,5 juta orang. Artinya, rata-rata terdapat sekitar 127 ribu penumpang per hari.

Baca Juga

"Tahun 2025 MRT Jakarta berhasil melayani total pelanggan satu tahun 46,5 juta pelanggan, Pak, atau rata-rata per hari lebih dari 127.000 pelanggan per hari," kata dia di kawasan Harmoni, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Karena itu, MRT Jakarta memasang target yang lebih tinggi pada tahun ini. Target yang ditetapkan, MRT Jakarta mampu melayani 50 juta penumpang sepanjang 2026 atau sekitar 137 ribu penumpang per hari.

"Di tahun ini, Pak, tahun 2026, kami bertekad untuk meningkatkan dari sebelumnya 127 menjadi 137 ribu pelanggan per hari atau mendekati angka 50 juta pelanggan per tahun," ujar Tuhiyat.

Tak hanya menargetkan peningkatan jumlah penumpang, MRT Jakarta juga terus melanjutkan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A rute Harmoni–Kota Tua. Rute baru tersebut ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 2029.

"Kami targetkan lanjut 2029 dari Harmoni sampai dengan Kota, sementara tahun 2027 lanjut dari Bundaran HI sampai Stasiun Monas," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement